detikNews
2019/09/27 20:19:19 WIB

Nilai Kajian Tak Komprehensif, PKS Tolak Pemindahan Ibu Kota

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 1 dari 2
Nilai Kajian Tak Komprehensif, PKS Tolak Pemindahan Ibu Kota Mardani Ali Sera. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Fraksi PKS DPR RI menolak rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur (Kaltim). Fraksi PKS menilai kajian pemerintahan tentang pemindahan ibu kota negara tidak komprehensif.

"(PKS) Menolak (pemindahan ibu kota)," kata Anggota Fraksi PKS DPR Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).



Mardani menyebut pandangan Fraksi PKS terhadap rencana pemindahan ibu kota akan disampaikan dalam rapat paripurna DPR terakhir pada 30 September ini. Selain PKS, sembilan fraksi lainnya juga akan memaparkan pandangannya.

"Senin (30 September) dibacakan di paripurna," terang Mardani.

Fraksi PKS sendiri memiliki delapan catatan terkait rencana pemindahan ibu kota negara. Berikut delapan catatan Fraksi PKS:



1. PKS menilai kajian pemindahan ibu kota negara tidak didasarkan atas dokumen perencanaan. Sebab, belum ada Perpres tentang RPJMN 2020-2024 yang di dalamnya tertuang rencana pemindahan ibu kota negara.

2. PKS memandang dasar penentuan lokasi ibu kota negara yang baru masih dangkal dan sempit. Dangkal karena data dan kajian yang disajikan tidak memuat hitungan detail serta analisis yang mendalam berdasar berbagai teori pemindahan ibu kota.

Sempit karena perspektif yang lebih mengemuka adalah dari sisi ekonomi, sementara dari perspektif politik, sosial, budaya dan pertahanan serta keamanan tidak banyak disinggung.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com