Polisi Periksa 6 Saksi Pembunuhan 3 Siswi Poso

Polisi Periksa 6 Saksi Pembunuhan 3 Siswi Poso

- detikNews
Senin, 31 Okt 2005 16:03 WIB
Jakarta - Motif pembunuhan 3 siswi di Poso terus diseriusi. Polisi telah meminta keterangan dari 6 saksi yang merupakan penduduk sekitar."Sampai hari ini masih memeriksa 6 saksi dalam kejadian pembunuhan di Poso. Mereka adalah penduduk sekitar," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo.Hal ini disampaikan Aryanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (31/10/2005). Namun demikian, Aryanto tidak merinci saksi yang dimaksud.Dalam kunjungan ke Poso pada 30 Oktober, menurut Aryanto, Kapolri Jenderal Pol Sutanto menyatakan peledakan bom di bus dan pembunuhan di Poso merupakan teror Idul Fitri untuk memperkeruh konflik horizontal."Polri diminta agar operasi Sintuwu Maroso mengedepankan langkah persuasif terhadap tokoh masyarakat," ujar Aryanto.Guna pengamanan dan pencegahan, jelas Aryanto, TNI dilekatkan bersama Polri dengan membagi kawasan tugas dan pos gelar di Poso. Untuk Poso dan Palu, Brimob Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan, mengerahkan masing-masing 1 SSK. Sedangkan Mabes Polri mengerahkan 2 SSK dan TNI menerjunkan 1 batalyon.Aryanto menilai pelaku pembunuhan merupakan orang yang berani. "Karena kejadian berlangsung pagi hari dan suasana masyarakat sudah ramai," kata Aryanto.Seperti diberitakan, tiga siswi yang dipedang hingga kepalanya terpisah dari tubuhnya di Poso. Mereka adalah Alvita Polio (19), Yusriani Sampoe (15) dan Theresia Morangke (16). Sedangkan satu rekannya, Noviana mengalami luka-luka. Ketiga korban dihabisi sekitar pukul 06.30 Wita saat berangkat sekolah. (aan/)


Berita Terkait