PT KA Berhasil Tangani Kereta yang Mogok di Lemah Abang
Senin, 31 Okt 2005 15:37 WIB
Jakarta - PT Kereta Api (KA) akhirnya berhasil menangani KA Probo yang mogok di daerah Lemah Abang, Bekasi. Dibutuhkan hampir 6 jam untuk menarik KA naas tersebut menuju ke stasiun terdekat. Dari pemeriksaan diketahui KA tersebut rodanya macet.Hal itu disampaikan Kahumas Daops I Jakarta Akhmad Sujadi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2005)."Lokomotif yang mogok itu ditariknya susah karena rodanya macet. Jadi beberapa teknisi harus datang ke lokasi dan mengganti baut-baut serta melepas onderdil yang rusak. Jadi agak lama," kata Akhmad.Sebelum lokomotif KA Probo berhasil ditarik, KA-KA yang melewati jalur tersebut hanya menggunakan satu jalur dari dua jalur yang seharusnya diaktifkan. Hal ini membuat beberapa jadwal keberangkatan KA terhambat.Namun saat ini, tambah Akhmad, kondisinya sudah normal kembali, dan ia berjanji jadwal KA untuk Senin sore dan malam tidak akan mengalami keterlambatan.Pemudik di GambirMengenai situasi di Stasiun Gambir, ia menuturkan, jumlah pemudik hari ini mengalami penurunan dibandingkan Minggu kemarin. Ia memprediksikan jumlah pemudik akan bertambah pada Senin sore dan malam nanti.Begitu juga dengan Selasa besok, PT KA telah menyiagakan seluruh personelnya, karena besok diperkirakan Stasiun Gambir akan dipadati penumpang yang akan mudik ke beberapa daerah."Sekarang kan hari terakhir kerja, jadi lebih sedikit. Tapi besok karena mulai libur, maka akan ramai lagi," imbuhnya.Dituturkan Akhmad, KA kelas ekonomi merupakan KA yang paling diminati penumpang tahun ini, karena tidak ada kenaikan harga tiket. Namun yang disayangkan, KA jenis ekonomi tidak menggunakan sistem komputerisasi, sehingga banyak penumpang yang datang lebih awal ke berbagai stasiun. Hal inilah yang menyebabkan situasi di stasiun-stasiun terlihat padat.Hal ini berbeda dengan KA kelas bisnis dan eksekutif, di mana jadwal dan jumlah tempat duduknya sudah tercantum dengan jelas, sehingga kebanyakan penumpangnya datang sesuai jadwal. "Untuk itu untuk penumpang kelas ekonomi, PT KA mendirikan panggung yang diisi pertunjukan dangdut agar pemudik tidak merasa bosan," katanya.
(umi/)











































