Mahasiswa Kendari Tewas Tertembak, Surya Paloh: Usut Tuntas demi Keadilan

Mahasiswa Kendari Tewas Tertembak, Surya Paloh: Usut Tuntas demi Keadilan

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 14:05 WIB
Mahasiswa Kendari Tewas Tertembak, Surya Paloh: Usut Tuntas demi Keadilan
Surya Paloh (Foto: dokumentasi 20detik-detikcom)
Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh mengucapkan belasungkawa atas tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat berdemonstrasi. Surya Paloh meminta kepolisian mengusut hingga tuntas peristiwa tersebut.

"Partai NasDem berharap agar pihak yang berwenang mampu mengusut hingga tuntas penyebab tewasnya Immawan Randy, mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, dalam aksi tersebut, demi terpenuhinya rasa keadilan," kata Surya Paloh dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (27/9/2019).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surya Paloh mengimbau pihak kepolisian tak represif dalam mengamankan demonstrasi mahasiswa. Namun dia mengatakan sikap tegas harus tetap dilakukan jika terjadi pelanggaran hukum.

"Partai NasDem juga menyatakan bersimpati atas perjuangan mahasiswa karena hal tersebut merupakan cerminan kehidupan demokrasi yang baik. Kesadaran mahasiswa untuk turun ke jalan mencerminkan bahwa kalangan kampus peduli dan kritis terhadap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," papar Surya Paloh.

Surya Paloh juga menyeru semua pihak tetap berpikir dengan kepala dingin dalam mengamankan aksi mahasiswa. Dia mengimbau semua pihak mengedepankan kepentingan umum.

"Oleh karena itu, Partai NasDem mengimbau kepada semua pihak untuk mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok, apalagi perorangan. Hindari perpecahan dan tindakan yang akan merugikan kepentingan umum," terang Surya Paloh.



Sebelumnya, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari jadi korban tewas terkait ricuh aksi menolak RUU KUHP dan UU KPK baru pada Kamis (26/9). Adapun dua mahasiswa yang tewas adalah Randi dan Yusuf Kardawi.

Dokter memastikan Randi tewas karena luka tembak meski tak bisa memastikan peluru jenis apa yang menewaskan Randi. Sementara itu, Yusuf tewas setelah sempat kritis dan mendapat perawatan. Pihak keluarga menyebut ada lubang kecil yang terus mengeluarkan darah di bagian belakang tubuh Yusuf. (zak/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini