H-3: Meski Naik 150%, Tetap Dibeli

H-3: Meski Naik 150%, Tetap Dibeli

- detikNews
Senin, 31 Okt 2005 14:50 WIB
Palembang - Tiga hari menjelang Lebaran di Palembang harga daging sapi, ikan gabus dan cabai naik hingga 150 persen dari harga sebelumnya, namun tetap dibeli. Pusat perbelanjaan juga diserbu pembeli.Meskipun Palembang dikenal sebagai 'kota air' yang tentunya banyak menghasilkan ikan, ternyata masyarakatnya harus merogoh kocek lebih dalam guna menikmati ikan gabus. Bagaimana tidak, ikan ini kini dijual Rp 45 ribu per kilogram, sebelumnya dilego Rp 20 ribu.Meskipun harganya tinggi, ikan gabus tetap dibeli warga Palembang, sebab ini merupakan bahan utama pembuat makanan pempek. "Kalau pakai iwak (ikan) lain rasanya tidak enak. Ya, terpaksa kita beli iwak ini," kata Halimah, warga 13 Ulu, saat berbelanja ikan gabus di Pasar 7 Ulu Palembang, Senin (31/10/2005).Selain itu, daging sapi juga dijual dengan harga cukup tinggi yakni berkisar Rp 70-75 ribu per kilogram. Dan, tidak kalah gilanya harga cabai. Sayuran penyedap masakan ini kini sudah dijual Rp 45 ribu per kilogram, sebelumnya dijual Rp 25 ribu, bahkan sebelum kenaikan harga BBM 1 Oktober lalu hargai cabai hanya Rp 8-9 ribu per kilogram."Suasana sekarang ini seperti tahun 1998 lalu, semua harga tinggi. Duit ini juga tidak bertambah," keluh Somad, pedagang ikan gabus di Pasar 7 Ulu.Mall RamaiMenariknya, meskipun suasana saat ini tengah'prihatin', namun hampir semua pusat perbelanjaan di Palembang dibanjiri pembeli. Bahkan ada pusat perbelanjaan yang mengklaim dikunjungi lebih dari 100 ribu orang dalam sehari, seperti yang dialami Palembang Square (PS) di Jalan Radial. Menurut Derry Suwadi, HRD general affair Palembang Square, lonjakan pengunjung itu berdampak pada naiknya omzet penjualan. "Wah, pokoknya luar biasa, Mas. Jumlah pengunjung tahun ini sangat-sangat banyak sekali," kata Derry.Malah diakuinya, kenaikan jumlah pengunjung mencapai dua kali lipat dari hari biasanya. Katanya, pada H-7, jumlah pengunjung masih sekitar 50 ribu hingga 80 ribu orang. Kini meningkat menjadi 100 ribu orang lebih.Tampaknya Derry tidak asal bicara. Sebab berdasarkan pemantauan detikcom Minggu (30/10/2005) malam, meskipun jam telah menunjukkan angka 24.00 WIB, mereka yang antre berbelanja ke sana masih cukup tinggi. Lapangan parkir Sriwijaya, Jalan Radial, Jalan POM IX, dan halaman parkir di sekitar pertokoan dipadati ribuan kendaraan.Pasar-pasar tradisional di kawasan Gaya Baru, Pasar 16 Ilir, juga tak lepas dari serbuan para pembeli ini.Nah, jika seperti ini entah apa yang terjadi setelah Lebaran. Lebaran ya lebar... (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads