detikNews
Jumat 27 September 2019, 11:39 WIB

Anies Sebut Petugas Ambulans DKI Alami Benturan di Kepala-Cedera Kaki

Dwi Andayani - detikNews
Anies Sebut Petugas Ambulans DKI Alami Benturan di Kepala-Cedera Kaki Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyambut petugas medis ambulans Pemprov DKI yang sempat ditahan polisi (dok. Facebook Anies Baswedan)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut petugas ambulans Pemprov DKI Jakarta mengalami cedera. Cedera ini terjadi pada bagian kaki dan kepala.

"Bahwa petugas medis mengalami cedera, itu fakta. Faktanya cedera, faktanya kakinya tidak bisa bergerak," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).


Selain di kaki, Anies mengatakan ada juga benturan di bagian kepala. Menurutnya, saat ini pemeriksaan masih dilakukan sehingga perlu menunggu hasil lengkap untuk mengetahui kondisi pasti.

"Kemarin baru di-scan, nanti saya cek hasilnya. Bawa ke rumah sakit, kemudian ada benturan juga di kepala, itu faktanya ada," kata Anies.

"Sekarang ini biar diperiksa lengkap, karena kita tidak tahu, belum tahu lengkap, siapa saja yang berada di lokasi," sambungnya.


Anies juga menuturkan, dirinya masih menunggu hasil investigasi terkait pelaku yang melakukan penganiayaan. Hal ini disebut karena banyaknya orang yang berada di lokasi pada saat kejadian.

"Persis, karena di lapangan itu banyak orang yang di sana, ada yang berseragam, ada yang warga, ada yang preman, kita nggak tahu. Preman itu artinya berpakaian preman ya," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya memulangkan petugas ambulans Pemprov DKI yang sempat diamankan. Para petugas ambulans yang dipulangkan disambut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


"Alhamdulillah, wa syukurillah... Syukur yang mendalam, ketiga petugas Ambulans Gawat Darurat dari Puskesmas Kecamatan Pademangan yang sempat ditahan oleh Polda Metro Jaya telah kembali pulang," kata Anies lewat Facebook, Kamis (26/9/2019).

Polda Metro Jaya juga telah mengakui adanya kesalahpahaman soal ambulans Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya dituduh membawa batu dan bensin untuk aksi demo di DPR. Polisi pun akhirnya mengembalikan ambulans tersebut ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Total ada 8 unit ambulans yang diamankan oleh polisi. Dari delapan ambulans itu di antaranya 1 unit ambulans milik Kecamatan Pademangan (Pemprov DKI Jakarta), 5 mobil ambulans milik PMI.




Tonton juga video Ambulans DKI Ditahan Polisi, Anies: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan:

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/gbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com