Jalur Utara Tersendat di Pemalang, Jalur Selatan Lancar
Senin, 31 Okt 2005 14:07 WIB
Jakarta - Arus mudik ke Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menggunakan kendaraan pribadi dan umum, baik yang melalui jalur utara (Pantura) dan jalur Selatan Pulau Jawa pada H-3 Lebaran, Senin (31/10/2005) berkurang jika dibandingkan arus mudik pada Sabtu dan Minggu kemarin.Penurunan volume ini terlihat dari lancarnya arus kendaraan menuju arah timur, baik di Jawa Barat, Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Satu-satunya kemacetan parah terjadi di jalur Tegal-Purwokerto yang disebabkan oleh tanah longsor yang menyebabkan jalan terputus karena longsoran tanah dan lumpur."Arus kendaraan sejak pagi sampai siang ini yang melalui jalur Pantura dan jalur selatan lancar. Untuk jalur Pantura, arus kendaraan berkurang jika dibandingkan dengan Sabtu dan Minggu pagi kemarin," kata Kepala DLLAJR Jawa Tengah, Soeharto, saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (31/10/2005).Jalur Panturan Jawa Tengah, lanjut Soeharto, hanya tersendat di Pemalang, karena terjadi penyempitan jalan. Toh, meski tersendat, arus kendaraan tidak sampai macet total. Namun mobil masih bisa berjalan pelan. "Hal ini karena volume kendaraan yang lewat meningkat. Tapi tidak separah Sabtu dan Minggu kemarin," ujar dia.Sementara untuk jalur tengah yang menghubungkan Tegal-Purwokerto tertutup di Brebes, tepatnya di Desa Windu Aji, Kecamatan Paguyungan, Brebes. Akibat musibah ini, sempat terjadi kemacetan panjang. "Tadi pagi jalur ini sempat dibuka sebentar. Namun pada pukul 07.00 WIB ditutup kembali karena masih banyak lumpur yang membahayakan kendaraan yang lewat," jelas Soeharto.Akhirnya, para pengendara yang berasal dari Tegal atau Brebes telah dialihkan melalui jalur alternatif, yaitu melalui Balapulang Kabupaten Tegal-Bumi Jawa-Randu Dongkul-Belik, lalu menuju Purbalingga atau Purwokerto. Sementara bagi para pengendara dari jalur selatan diharapkan untuk menghindari jalur tengah. Para pengendara dari jalur selatan bisa melalui Wangon-Majenang (Cilacap)-Ciamis.Bagi para pemudik yang melalui jalur selatan, hampir saja tidak mengalami gangguan berarti. Kemacetan sempat terjadi di Malangbong, Minggu (30/10/2005) malam, akibat bus Budiman mogok. Namun setelah berhasil dievakuasi, arus lalu lintas berjalan lancar.Penuturan Erry Kurniawati (32), seorang pemudik tujuan Yogyakarta yang menggunakan jalur selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah mengatakan tidak mengalami kemacetan di sepanjang jalan yang dilewati. Hanya sesekali saja terganggu hujan, sehingga harus memperlambat laju kendaraan. "Jakarta-Yogya bisa saya tempuh 12 jam. Ini seperti hari-hari biasa," ujarnya.
(jon/)











































