detikNews
2019/09/26 20:34:17 WIB

Sempat Membaik, Kualitas Udara di Jambi Malam ini Kembali Tidak Sehat

Ferdi Almunanda - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sempat Membaik, Kualitas Udara di Jambi Malam ini Kembali Tidak Sehat Kondisi Kota Jambi dipotret pada Rabu (25/9/2019). (Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi - Kualitas udara di Kota Jambi kembali dalam level sangat tidak sehat berdasarkan alat AQMS Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi. Buruknya kualitas udara malam ini karena masih adanya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) walau tidak pekat.

"Data realtime pukul 18.30 WIB tanggal 26 September 2019 Parameter PM 2,5 nilai konsentrasi 232 di atas baku mutu. Kategori sangat tidak sehat," kata Kabag Humas Kota Jambi Abu Bakar dalam rilisnya, Kamis (26/9/2019).

Padahal, sehari sebelumnya, kualitas udara di Kota Jambi sudah kembali membaik sejak diguyur hujan. Bahkan pendidikan sekolah juga sudah kembali aktif setelah beberapa pekan diliburkan akibat kabut asap pekat.


Dikutip dari situs Lapan per 26 September 2019, wilayah Provinsi Jambi terdapat 68 titik api (hotspot). Jumlah hotspot itu hanya terpantau berada di kawasan Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

"Kalau masih ada titik hotspot, mungkin itu di lahan yang sebelumnya terbakar dan sudah dipadamkan lalu hidup lagi, itu bisa jadi. Karena lahan di sini kebanyakan lahan gambut kan, walau kemarin di Muaro Jambi juga sempat turun hujan, tetapi hujan itu tidak merata, karena ada beberapa lokasi karhutla di Muaro Jambi ini yang tidak diguyur hujan, makanya mungkin saja ada lahan yang sudah padam hidup lagi, tetapi bukan dibakar," ujar Kepala BPBD Muaro Jambi M Zakir saat dihubungi detikcom terpisah.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com