Informasi ini dibenarkan Wakil Ketua DPRD Pegunungan Bintang Piter Kalakmabin. "Memang benar ada insiden pembakaran ruko dan rumah warga yang dilakukan sekelompok masyarakat," kata Piter, seperti dikutip Antara, Kamis (26/9/2019).
Dari laporan yang diterima Piter, amuk massa berawal dari adanya warga yang diamankan aparat karena mengonsumsi miras.
"Saat hendak ditangkap terjadi keributan hingga warga tidak terima dan melakukan pembakaran," ujar Piter.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal saat dihubungi terpisah membenarkan kejadian ini. Namun belum diketahui kelompok yang membakar ruko sekitar pukul 17.00 WIT.
"Masih diselidiki," kata Kamal.
Simak juga video DPRD Papua dan Papua Barat Sampaikan 8 Tuntutan untuk Jokowi:
(fdn/fdn)











































