BMKG Prediksi Musim Kemarau Bisa Berlanjut hingga November

BMKG Prediksi Musim Kemarau Bisa Berlanjut hingga November

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 26 Sep 2019 16:44 WIB
Deputi Kepala BMKG bidang Meteorologi, Mulyono Prabowo (dua dari kanan). (Isal/detikcom)
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau akan berlanjut. Kemarau masih bisa berlangsung hingga November.

"Kita melihat potensi musim kemarau masih bisa berlangsung (hingga) pertengahan Oktober dan awal November," ujar Deputi kepala BMKG bidang Meteorologi, Mulyono Prabowo, di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (26/9/2019).


Mulyono menyebutkan musim kemarau di setiap daerah tidak memiliki keseragaman waktu. Disebutkan, musim kemarau merembet dari wilayah bagian barat ke timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merambat dari Sumatera, kemudian Kalimantan, kemudian masuk Jawa, dan terakhir NTT. Wilayah paling panjang kemarau adalah NTT," ujar Mulyono.

"Daerah lain tentunya variatif, letak geografi memengaruhi," lanjutnya.

Secara umum, musim hujan diprediksi terjadi pada awal Januari. Awal musim hujan di setiap daerah berbeda-beda.


Mulyono merinci sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan akan mengalami musim hujan pada Oktober 2019. Kemudian disusul wilayah Jawa, Bali, Sulawesi Selatan, dan Marauke pada November hingga Desember 2019.

"Puncak musim hujan umumnya akan terjadi Januari-Februari, khususnya Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Sumatera cenderung lebih awal," ujar Mulyono.
Halaman 2 dari 2
(isa/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini