Medan Berat, Polisi Kesulitan Tangkap Mahdi

Medan Berat, Polisi Kesulitan Tangkap Mahdi

- detikNews
Senin, 31 Okt 2005 12:22 WIB
Jakarta - Genap satu minggu Arifin alias Mahdi (27) dan pengikutnya melarikan diri ke pegunungan Gawalise, Palu Barat. Namun sampai saat ini, aparat gabungan belum berhasil menangkap pimpinan ajaran aliran sesat yang menghebohkan warga Palu ini.Padahal tak hanya polisi dan satuan Brimob saja yang terus mengejar Mahdi dan kelompoknya ini. Satuan TNI juga ikut dikerahkan. Selain itu juga dibantu ratusan intelijen bantuan dari Mabes Polri dan sebuah helikopter bantuan dari Polda Kalimantan Timur. Namun, tak ada satu pihak pun dari tim gabungan yang memberikan kabar keberadaan Mahdi. Bahkan jejaknya pun tak didapatkan. Mahdi seperti lenyap ditelan bumi.Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Makbul Padmanegara mengakui polisi kesulitan menangkap Mahdi. Alasan Makbul, aparat kepolisian menemui hamabatan ketika berhadapan dengan medan pegunungan."Kita kesulitan lokasi. Kan lokasinya di daerah terpencil, medannya berat," kata Makbul kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2005).Menurut Makbul, lokasi yang dijadikan tempat pelarian Mahdi dan para pengikutnya merupakan kawasan pegunungan. Di beberapa tempat merupakan hutan belantara. Alhasil pengejaran hanya dilakukan melalui jalur-jalur setapak yang biasa dipakai penduduk. "Yang tidak terpencil saja kesulitan, apalagi yang seperti ini," imbuhnya.Sebelumnya, Polda Sulteng optimis akan segera menangkap Mahdi setelah ratusan warga yang disebut-sebut sebagai pengikutnya menyerahkan diri. Polisi bertambah yakin setelah mendapat informasi, Mahdi terluka kena tembak di kakinya.Dengan penyisiran, polisi berharap mempersempit ruang gerak Mahdi. Ditambah lagi bekal makanan dan minuman tidak mereka bawa, sehingga lebih dari tiga hari diperkirakan mereka sudah kelaparan. Namun, berbagai perkiraan itu meleset. Mahdi belum juga berhasil ditangkap. Boro-boro ditangkap, jejaknya saja belum ketahuan di mana. (jon/)


Berita Terkait