Kembangkan UMKM di Bantaran Sungai, Pertamina Kucurkan Rp 500 Juta

Akfa Nasrulhak - detikNews
Rabu, 25 Sep 2019 14:42 WIB
Foto: Dok Pertamina
Foto: Dok Pertamina
Jakarta - Dalam dua tahun terakhir, Pertamina mengucurkan dana sekitar Rp 500 juta untuk mengembangkan pelaku UMKM yang tinggal di bantaran Sungai Jambangan, Kota Surabaya. Pengembangannya dijalankan dengan konsep desa wisata berwawasan lingkungan.

Bantaran sungai ditata sedemikian rupa sehingga menjadi destinasi wisata, serta para pelaku UMKM diberdayakan agar bisa menghasilkan berbagai produk unggulan yang menarik bagi wisatawan.


"Dalam dua tahun ini, Program Kampung Pejabat telah membuka lapangan kerja baru, terutama bagi pelaku UMKM dari kalangan ibu-ibu. Melalui pendampingan usaha, bantuan modal dan pemasaran, kini usaha mereka sudah mulai mandiri," ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region V Jatim Bali Nusa Tenggara Rustam Aji, Rabu (25/9/2019).

Program CSR Kampung Pejabat atau Pusat Ekonomi Jambangan Hebat ini memiliki area seluas 300 hektar mencakup 4 kelurahan di Kecamatan Jambangan. Program ini dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2018 hingga lima tahun ke depan.

Berbagai usaha yang tumbuh di Kampung Pejabat, lanjut Rustam, antara lain W-queen, Bixo, Sweger, Ces Plong, Ayam Geprek, Rose Catering, Telur Asin, Dapur Mama, Frozen dan Abon. Mereka rata-rata mendapat penghasilan Rp 5 juta per bulan.

"Para pelaku UMKM juga banyak yang single parent, sehingga program ini sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya menyekolahkan anak-anaknya," imbuh Rustam.

Menurut Rustam Aji, Program Kampung Pejabat, tak hanya menumbuhkan pelaku UMKM, tetapi juga mengubah budaya masyarakat di bantaran sungai. Masyarakat yang sebelumnya menganggap sungai hanya sebagai bagian belakang rumahnya, kini menjadi bagian terdepan atau teras rumahnya yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya.

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, Pertamina memberikan berbagai pendampingan dalam pelestarian lingkungan seperti pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik.

Pertamina juga memberikan berbagai bantuan perlengkapan untuk UKM, pencacah sampah, dan taman edukasi pengelolaan sampah. Khusus untuk pelestarian keanekaragaman hayati, Pertamina memberikan bantuan sarana vertical garden, bibit burung beserta sarana pemeliharaannya, serta bibit tanaman produktif.


Berdasarkan kajian dan perhitungan di lapangan, berbagai program penghijauan di bantaran sungai ini, dapat menghemat 19,02 Ton CO2e, sehingga bermanfaat untuk kesehatan masyarakat.

Dengan berbagai program CSR yang berkelanjutan, TBBM Surabaya Group pun berhasil meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai penghargaan tinggi di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai menjunjung etika bisnis disertai tanggung jawab terhadap masyarakat. (akn/ega)