"Nilai kerusakannya masih dalam penghitungan. Ada banyak kaca yang pecah. Tapi tidak ada kerusakan lain " kata Sekretaris DPRD Sumut Erwin Lubis di DPRD Sumut, Medan, Rabu (25/9/2019).
Perbaikan bakal dimulai setelah penghitungan selesai dilakukan. Kerusakan yang terjadi antara lain kaca-kaca yang pecah diduga akibat lemparan batu di beberapa sisi gedung.
Demonstrasi berujung ricuh itu terjadi pada Selasa (24/9) sore. Ada oknum pendemo yang melemparkan batu ke arah gedung DPRD Sumut.
Polisi pun menyemprotkan water cannon dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan para pendemo. Selain kaca-kaca gedung yang pecah, ada tujuh mobil polisi yang mengalami kerusakan. Polisi pun mengamankan 53 orang dan sejumlah kendaraan milik para pendemo. (rul/haf)











































