Aksi di DPR, Ketua YLBHI: Rezim Infrastruktur Tak Mau Diganggu Korupsinya

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 24 Sep 2019 15:11 WIB
Demo mahasiswa di gedang gedung DPR. (Farih/detikcom)
Jakarta - Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati ikut dalam aksi di depan gedung DPR. Asfinawati menyebut ada upaya pengesahan undang-undang yang tidak dibutuhkan rakyat.

"Kita semua ada di sini karena ada sesuatu di dalam sana, mereka menolak mengesahkan undang-undang yang dibutuhkan rakyat," kata Asfinawati saat berorasi di mobil komando, Selasa (24/9/2019).

"Tapi dalam waktu singkat mereka akan mengesahkan undang-undang yang menguntungkan mereka, yang menguntungkan oligarki," imbuhnya.


Dia lalu menyebut undang yang menurutnya tak dibutuhkan rakyat. Undang-undang itu ialah UU Sumber Daya Air dan UU Pertahanan.

"Apa saja itu, itu adalah Undang-Undang Sumber Daya Air, yang akan membuat kita harus membeli air dari bumi tanah kita sendiri, Undang-Undang Pertahanan yang membuat ibu bapak kita tidak bisa mengembalikan tanah sendiri yang dirampas pengusaha," ujarnya.

Dia lalu menyinggung alasan pengesahan UU tersebut. Menurutnya, rezim saat ini sengaja melakukan itu.

"Karena apa, rezim pembangunan, rezim infrastruktur tak mau diganggu korupsinya, mereka ingin terus korupsi. Apakah kita akan diam saja atau kita akan lawan?" katanya mengakhiri orasi.