Polri: 733 Mahasiswa Eksodus Diperiksa, Dimanfaatkan KNPB untuk Rusuh Jayapura

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 24 Sep 2019 11:38 WIB
Gedung Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Polri menyebut United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berada di balik kerusuhan di Jayapura. Aliansi mahasiswa eksodus dari Mahasiswa Papua (AMP) disebut dimanfaatkan KNPB dan ULMWP untuk menyerang aparat TNI-Polri di Expo Waena, Jayapura, Papua.

"Dugaan dalang kerusuhan di Jayapura itu lebih kompleks. Untuk di Jayapura, ada ULMWP yang berkomunikasi dengan KNPB. Nah KNPB memanfaatkan AMP. AMP ini AMP yang eksodus, yang melakukan tindakan serang kepada aparat," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).


Dedi menuturkan sebanyak 733 mahasiswa eksodus saat ini menjalani pemeriksaan di Polda Papua. Mereka diduga turut melakukan tindakan anarkistis, seperti penyerangan, pembakaran, dan perusakan.

"Semuanya dalam proses pemeriksaan. Ada 733 orang, semua mahasiswa eksodus yang diperiksa, yang terlibat langsung dalam kerusuhan," terang Dedi.
Selanjutnya
Halaman
1 2