Sekjen Kemendag Dipanggil KPK terkait Kasus Suap Impor Bawang Putih

Sekjen Kemendag Dipanggil KPK terkait Kasus Suap Impor Bawang Putih

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 24 Sep 2019 10:39 WIB
Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK memanggil sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait kasus suap impor bawang putih. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi mantan anggota DPR I Nyoman Dhamantra.

Mereka adalah Sekjen Kemendag Oke Nurwan, Kepala Bawas Perdagangan Berjangka Kemendag Tjahya Widayanti, Direktur Impor Kemendag Ani Mulyati, serta Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (24/9/2019).




Dhamantra ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap dari Chandry Suanda (Afung) pemilik PT Cahaya Sakti Agro, Doddy Wahyudi berprofesi swasta, dan Zulfikar berprofesi swasta.

KPK menduga aksi Dhamantra ini dibantu oleh orang kepercayaan Dhamantra yaity, Mirawati Basri; serta Elviyanto dari pihak swasta. Baik pemberi suap dan orang kepercayaan Dhamantra juga ditetapkan tersangka oleh KPK.

KPK menduga Dhamantra meminta fee Rp 3,6 miliar dan Rp 1.700-1.800 tiap kg lewat Mirawati untuk mengurus izin kuota 20 ton bawang putih. Suap itu diduga berasal dari Chandry dan Doddy.

KPK menyebut duit yang sudah diberikan kepada Dhamantra berjumlah Rp 2 miliar. Duit itu ditransfer lewat rekening money changer.


Pasca Digeledah KPK, Mentan Amran Copot Pejabat Eselon II-IV:

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)