Jalur Selatan Jawa Barat Lancar, Kalau Capek Ada Pijat Gratis
Minggu, 30 Okt 2005 16:52 WIB
Jakarta - Mudik lewat jalur selatan, kenapa tidak? Ketika jalur Pantura merayap dan banyak tempat rawan macet, jalur Selatan Pulau Jawa adalah pilihan jitu.Pilihan lewat jalur selatan selain lebih lancar juga dapat mempersingkat waktu. Setelah jalan tol Cipularang dibuka, rute Jakarta -Bandung wusss..!!, hanya membutuhkan waktu kurang dari dua2 jam sudah sampai Bandung. Setelah itu, masuk Jalan Raya Tasikmalaya, Malangbong, dan masuk Nagrek.Pilihan inilah juga yang digunakan sebagian warga Jakarta untuk pulang ke kampung halamannya. Seperti penuturan Erry Kurniawati (32), kepada detikcom, Minggu (30/10/2005). Ia dan keluarganya memilih mudik ke Yogyakarta melewati jalur selatan.Dan benar saja, meski berangkat dari Jakarta pukul 13.00 Wib, pada pukul 15.00 Wib sudah sampai Malangbong. Tol Bandung pun lewat dengan lancar. Hanya sewaktu sampai di Malangbong jalan mulai merayap. Di jalan tanjakan Malangbong tampak semarak. Di kanan-kiri jalan terpasang spanduk dan baliho macam-macam produk, dari rokok, minuman, provider selular, bengkel dan suku cadang. Disediakan juga pos-pos yang menyediakan makanan buka puasa, cek angin, cek tensi darah, peta mudik, sampai pijat gratis. "Kendaraan merayap gara-gara ada sebuah bus Budiman mogok di salah satu tanjakan, sehingga kendaraan dari arah Bandung dan sebaliknya harus antrean. Namun, setelah lewat bus mogok, jalan kembali normal," ujar pengusaha muda ini. Hanya, selancar-lancarnya tanjakan Malangbong, mobil tetap tidak bisa melaju dengan kencang. Karena mobil berjalan pelan, banyak anak-anak warga sekitar jalan raya meminta uang di jalanan. Tentu saja, ini membahayakan mereka dan pengemudi, apalagi jika ada pengendara yang menyebar uang recehan, anak-anak berebutan tanpa memperhatikan keselamatannya.Arus mudik yang menggunakan jalur selatan beragam. Ada yang menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, bus sampai mobil bak terbuka dengan ditutup terpal. Meski jalan pelan, sampai menjelang Tasikmalaya, belum ada kemacetan berarti. "Wah kalau jalan lancar gini, tak sampai 12 jam bisa sampai Yogya," ujar istri perencana keuangan Safir Senduk ini.
(jon/)










































