detikNews
2019/09/23 19:22:29 WIB

Uang Rp 1,6 M Raib, 3 Pejabat Pemprov Sumut Dinonaktifkan

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Uang Rp 1,6 M Raib, 3 Pejabat Pemprov Sumut Dinonaktifkan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah (Nur Azizah Rizki/detikcom)
Medan - Tiga pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dinonaktifkan terkait peristiwa hilangnya uang Rp 1,6 miliar. Penonaktifan itu dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan internal oleh inspektorat.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah atau Ijeck menyatakan pemeriksaan internal oleh Inspektorat terkait hilangnya uang tersebut terus berjalan.

"Untuk memudahkan hal itu, Gubernur sudah menonaktifkan tiga pejabat," ujar Ijeck kepada wartawan di kantornya, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (23/9/2019).


Ketiga pejabat yang dinonaktifkan tersebut adalah Raja Indra Saleh, yang semula Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD, Fuad Perkasa selaku Kepala Bidang Pengelolaan Anggaran BPKAD, dan Henri Pohan sebagai Kasubbid Pengelolaan Anggaran I BPKAD.

"Diharapkan kepada tiga orang ini dapat lebih fokus menghadapi pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat, sehingga masalah ini segera terungkap dan dapat menjadi pelajaran ke depan," ujar Ijeck.

Selain menonaktifkan tiga pejabat, Gubernur menunjuk empat pejabat untuk mengisi posisi yang lowong, yaitu Ismael Parenus Sinaga, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, menjadi Plt Kepala BPKAD, kemudian Halimatusakdiah (Kabid Perbendarahaan) sebagai Plt Sekretaris BPKAD.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com