detikNews
Senin 23 September 2019, 17:10 WIB

Hanif Jadi Plt Menpora: Berterima Kasih ke Jokowi, Prihatin ke Imam Nahrawi

Trio Hamdani - detikNews
Hanif Jadi Plt Menpora: Berterima Kasih ke Jokowi, Prihatin ke Imam Nahrawi Hanif Dakhiri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Menaker Hanif Dakhiri ditunjuk menjadi Plt Menpora setelah Imam Nahrawi mengundurkan diri karena menjadi tersangka kasus dana hibah KONI. Hanif mengaku siap bekerja maksimal di sisa masa jabatan yang tinggal sebulan lagi.

"Nah, tentu dengan penugasan saya sebagai Plt Menpora ya kita akan jalankan sebaik-baiknya dalam waktu satu bulan terakhir ini," kata Hanif di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).


Hanif mengaku akan berkoordinasi dengan semua pejabat di Kemenpora. Namun, menurut Hanif, tidak terlalu banyak agenda dalam masa jabatan yang tinggal sebentar.

"Mungkin nanti saya akan koordinasi dulu dengan jajaran kementerian yang ada di sana, agenda-agenda apa saja yang, misalnya, dalam sebulan terakhir ini, misalnya yang penting. Tapi kalau secara umum mah ya cuma sebulan kok ya jadi mungkin nggak terlalu banyak lah kecuali kalau memang ada hal krusial atau arahan-arahan dari bapak presiden," ujar dia.


Dia juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, Hanif menyampaikan rasa prihatin atas kasus yang menjerat Imam.

"Pertama tentu saya mengucapkan terimakasih diberikan kepercayaan Pak Jokowi dan tentu kepercayaan ini akan kita jalankan sebaik-baiknya, walaupun sebenarnya sejujurnya dalam situasi ini saya juga prihatin dan sedih karena Pak Menpora Pak Imam Nahrawi itu sahabat saya dan saya yakin beliau ini orang baik, orang yang berprestasi, dan orang yang pengabdiaannya juga besar kepada masyarakat dan kita doakan lah mudah-mudahan Pak Imam kuat dan tabah, bisa menjalani proses ini dengan baik," imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri ditunjuk Presiden Jokowi menjadi pelaksana tugas (Plt) Menpora. Hanif diangkat sebagai Plt setelah Imam Nahrawi mengundurkan diri dari posisi Menpora karena berstatus tersangka korupsi.

"Terkait dengan posisi Menpora, Bapak Presiden kemarin sudah menerima surat pengunduran diri dari Pak Imam Nahrawi. Tadi Bapak Presiden sudah menandatangani Keppres pemberhentian Imam Nahrawi sebagai Menpora dan mengangkat Saudara Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora," kata Mensesneg Pratikno di Istana, Jakarta, Jumat (20/9).

Imam Nahrawi menjadi tersangka suap dana hibah KONI dan penerimaan lain berkaitan dengan jabatannya. Total uang yang diduga diterima Imam senilai puluhan miliar rupiah.

Dalam rentang 2014-2018, Imam Nahrawi melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, diduga menerima uang Rp 14,7 miliar. Selain penerimaan uang tersebut, Imam Nahrawi dalam rentang 2016-2018 menerima uang Rp 11,8 miliar sehingga total dugaan penerimaan uang sebesar Rp 26,5 miliar.

Uang yang diterima tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain.
(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com