Pemadaman Karhutla di Muba Sumsel Terkendala Akses Sulit

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 17:07 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Kasdam Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial dan Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Heri Sutrisno di lokasi karhutla. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Kasdam Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial dan Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Heri Sutrisno di lokasi karhutla. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di Sumatera Selatan. Akses sulit disebut jadi kendala petugas pemadaman di wilayah Musi Banyuasin (Muba).

Untuk kebakaran lahan khusus di Muara Medak, Muba, lahan terbakar cukup sulit diakses. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza, Kasdam Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, dan Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Heri Sutrisno, serta semua petugas berjalan kaki sejauh 1 km untuk menjangkau lokasi.


Dodi Reza meminta semua perusahaan menambah unit alat berat. Hal ini bertujuan membuat sekat api agar kebakaran lahan tidak terus meluas dan tidak menimbulkan kabut asap pekat.

"Saya minta tadi perusahaan untuk dapat menyiapkan alat berat, membantu untuk pemadaman. Jadi prosesnya lebih cepat," kata Dodi Reza kepada wartawan, Senin (23/9/2019).

Menurut Dodi, sebelumnya perusahaan di daerah tersebut sudah menyiapkan 5 unit alat berat untuk pembuatan sekat api. Tapi hal itu dirasa belum maksimal dan masih harus ditambah.

"Saya minta tambah menjadi 15 unit agar proses pembuatan sekat dapat lebih cepat dan maksimal. Setidaknya api tidak lebih meluas," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2