Ribuan Kuli Bangunan Mudik Bersama
Minggu, 30 Okt 2005 10:27 WIB
Jakarta - Di saat tarif transportasi naik hingga dua kali lipat, siapa yang tak mau diajak mudik gratis? Tak heran, warga pendatang di Jakarta pun menyambut antusias setiap ada lembaga atau perusahaan swasta yang menyediakan fasilitas mudik gratis.Seperti yang terlihat di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (30/10/2005) pagi. Sekitar 3.000 kuli bangunan dan tukang material (pegawai toko bangunan atau material) bersiap mudik bersama atas sponsor sebuah perusahaan produsen semen. Para kuli bangunan dan tukang material ini berdatangan ke Lapangan Pakir Timur, Senayan, sejak pukul 06.00 WIB dari berbagai wilayah di sekitar Jabotabek. Dengan membawa berbagai barang tentengan, tas, kardus dan sebagian lagi membawa keluarganya, mereka melakukan registrasi. Sebuah panggung didirikan dengan 15 meja yang siap melayani para pemudik.Mereka yang mudik gratis ini sebelumnya telah didata oleh para distributor yang mendatangi toko-toko bangunan tempat mereka bekerja dan mendatangi proyek-proyek pembangunan yang sedang berjalan. Setelah itu, mereka memasuki bus yang sudah ditempeli tempat tujuan.Para kuli dan tukang material ini akan diangkut dengan 54 bus dengan tujuan kota kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Diantaranya Pandeglang, Sumedang, Cirebon, Purwokerto, Madiun, Yogyakarta, Surabaya, Probolinggo, Solo dan Semarang.Selain mudik gratis, mereka juga diberi souvenir kaos dan nasi bungkus. Keberangkatan mereka dikawal oleh belasan mobil patroli dari Polda Metro Jaya. Setiap 3-5 bus dikawal satu mobil patroli polisi. Bus pertama berangkat pukul 09.20 WIB dan rombongan terakhir pukul 12.00 WIB. Pantauan detikcom, "Mudik bersama ini sebagai wujud ucapan terima kasih dan kepedulian kita terhadap para kuli dan tukang material yang sudah banyak berjasa pada kita," kata Corporate Communication Manajer PT Sement Cibinong Monca Verayati Irsan.
(jon/)











































