Permintaan Makanan Lebaran Naik 50 Persen

Permintaan Makanan Lebaran Naik 50 Persen

- detikNews
Sabtu, 29 Okt 2005 23:33 WIB
Jakarta - Menjelang Lebaran permintaan pasokan produk makanan di bisnis retail meningkat 50 persen ketimbang hari biasa. Namun permintaan kali ini, turun 10 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu."Permintaan pasokan makanan untuk Lebaran luar biasa banyaknya bahkan kami perlu antre 3 hari karena menimbunnya produk di gudang retail," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pemasok pasar Modern Indonesia (AP3MI) Susanto kepada detikcom, Jakarta, Sabtu (29/10/2005).Permintaan itu meningkat terutama untuk produk makanan yang biasanya disaji saat Lebaran, misalnya makanan ringan seperti biskuit dan kue sehingga membuat AP3MI kewalahan memenuhi permintaan. "Kenaikan harga BBM seolah-olah tidak dirasakan rakyat. Meskipun begitu dibanding Lebaran tahun lalu terjadi penurunan permintaan 10 persen karena harga yang sudah naik," keluhnya. Berdasarkan data di AP3MI Lebaran tahun ini retail yang permintaannya tertinggi adalah Indomaret dan Alfamart. Kedua retail ini memiliki ribuan gudang yang tersebar di beberapa provinsi.Susanto juga menyebutkan, beberapa produk kadaluarsa membuat resah AP3MI. Makanya, pihaknya meminta pelakunya dihukum setimpal karena menjualnya berarti telah membahayakan nyawa seseorang.Untuk itu pihaknya menyarankan para suplier untuk menganut sistem FIFO (First In First Out). Hal ini untuk mencegah produk expired sementara untuk retail disarankan untuk selalu mengecek stok gudang agar tidak lalai memajang produk expired. "Saya imbau ada kerjasama antara retailer dan supplier agar harga di konsumen tidak membumbung," kata Susanto.Ia menambahkan hal itu bisa terwujud dengan cara, pemasok tidak ambil keuntungan besar dan retailer tidak menekan pemasok dengan trading term yang menyulitkan. (mar/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads