Pagi Ini Jarak Pandang Rendah Terjadi di Sejumlah Bandara Akibat Kabut Asap

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 08:50 WIB
Foto: Dok BMKG
Jakarta - Jarak pandang yang sangat rendah akibat kabut asap masih terjadi sejumlah bandara di Indonesia. Khususnya di Riau dan Kalimantan Tengah, jarak pandang di bandara bahkan mencapai kurang dari 1000 meter.

Data jarak pandang (visibility) ini diinformasikan dan perbarui selalu oleh BMKG di situs resminya. BMKG memberi peringkat untuk kategori batas jarak pandang aman hingga batas jarak pandang berbahaya. Warna hijau (lebih dari 5000 meter) untuk jarak pandang aman, kuning (2000 sampai 5000 meter) waspada, orange (1000 sampai 2000 meter) awas, dan merah (kurang dari 1000 meter) berbahaya.

Pantauan detikcom di situs resmi BMKG, Senin (23/9/2019) pada pukul 08.18 WIB, jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru masuk dalam ketegori berbahaya dengan jarak pandang hanya mencapai 600 meter.


Berikut data sejumlah bandara yang memiliki jarak pandang rendah menurut situs resmi BMKG pukul 08.18 WIB;

1. Bandara Sultan Syarif Kasim II - Pekanbaru (WIBB)
Visibility: 600 m (bahaya)

2. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II - Palembang (WIPP)
Visibility: 500 m (bahaya)

3. Kualanamu International Airport - Deli Serdang (WIMM)
Visibility: 1100 m (awas)

4. Bandara Tjilik Riwut - Palangkaraya (WAGG)
Visibility: 400 m (bahaya)

5. Bandara Sultan Thaha - Jambi (WIJJ)
Visibility: 1700 m (awas)
Selanjutnya
Halaman
1 2