H-5 Lebaran, Harga Sembako di Pasar Malang Membumbung Tinggi

H-5 Lebaran, Harga Sembako di Pasar Malang Membumbung Tinggi

- detikNews
Sabtu, 29 Okt 2005 16:33 WIB
Malang - Mendekati H-5 Lebaran, harga beberapa bahan pokok di sejumlah pasar di Malang, Jawa Timur mengalami lonjakan tajam. Kenaikan harga ini mengakibatkan terjadinya penurunan omset penjualan akibat sepinya pembeli.Dari pantauan detikcom di Pasar Induk Lawang Singosari, Pasar Gadang, dan Pasar Blimbing, Malang, kenaikan bahan pokok terjadi pada beras, gula, daging ayam, daging sapi, ikan laut, dan sayuran.Menurut beberapa pedagang, kenaikan kebutuhan pokok ini, selain mendekati Lebaran juga akibat imbas kenaikan harga BBM, awal Oktober lalu. "Semua harga naik Mas. Ini gara-gara pemerintah menaikan harga BBM sebelum lebaran. Akibatnya, ya begini ini. Pasar jadi sepi. Pedagang yang merugi," keluh Dewi, pedagang di Pasar Induk Singosari, Malang, Sabtu (29/10/2005)."Lebaran tahun lalu, sehari saya bisa mendapatkan uang sebesar Rp 300-Rp 500 ribu. Sekarang Rp 250 ribu saja sudah bagus. Dari pada tidak laku sama sekali," tambahnya.Dari pantauan, harga beras kualitas baik yang semula Rp 3.600 per kg, saat ini menjadi Rp 4.200 per kg. Sedangkan harga beras jenis IR 64 yang semula Rp 2.600 per kg menjadi Rp 3.200 per kg. Harga telur yang semula Rp 6.500 per kg menjadi Rp 8.000 per kg. Sementara harga gula yang semula Rp 5.200 per kg menjadi Rp 6.300 per kg. Sedangkan harga minyak goreng kualitas baik semula yang semula Rp 11.000 per sachet menjadi Rp 14.000.Sementara pedagang daging ayam bernama Maryati di Pasar Blimbing mengungkapkan, harga daging ayam saat ini naik menjadi Rp 6.000 per kg menjadi Rp 18.000 per kg dari Rp 12.000.Sejauh ini, lanjutnya, penjualan daging ayam masih tergolong ramai meski isu penyakit flu burung masih santer. "Para pembeli tidak terpengaruh dengan isu tersebut," tegas Maryati.Sementara untuk cabai rawit yang semula Rp 7.000 naik menjadi Rp 15 ribu per kg. Cabai merah yang sebelumnya Rp 15 ribu per kg naik menjadi Rp 25 ribu per kg.Sedangkan kenaikan yang cukup tajam terjadi pada harga daging sapi. Di Pasar Lawang dan Pasar Gadang, kenaikannya cukup tajam, dari semula Rp 32 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg."Meski terjadi kenaikan harga, permintaan daging sapi tetap tinggi dan tidak mempengaruhi penjualan," kata Abas, pedagang daging sapi di Pasar Gadang. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads