Penumpang Kereta Api Ekonomi Melonjak 82 Persen
Sabtu, 29 Okt 2005 15:33 WIB
Jakarta - Pengguna jasa kereta api (KA) kelas ekonomi yang akan mudik ke daerah asalnya mengalami lonjakan cukup fantastis dibanding tahun sebelumnya, 82 persen.Hal itu diungkapkan Dirjen Perkeretaapian Soemino Eko Saputro di Posko Lebaran Kereta Api Stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (29/10/2005)."Sampai tadi malam pengguna KA kelas ekonomi kenaikannya sudah mencapai 82 persen. Sedangkan secara keseluruhan pengguna KA naik 30 persen," ungkap Soemino.Peningkatan jumlah penumpang KA, menurut Soemino, diduga akibat naiknya harga BBM yang mengakibatkan kenaikan tiket angkutan Lebaran lainnya, seperti bus dan KA kelas bisnis. "Sedangkan kelas ekonomi tidak mengalami kenaikan," ujarnya.Dia memperkirakan titik puncak arus mudik di Stasiun Senen akan terjadi pada H-2. Hal ini disebabkan banyaknya kantor yang sudah meliburkan karyawannya. "Diperkirakan 22 ribu penumpang nanti akan memadati stasiun ini," katanya.Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa KA, pemerintah telah melonggarkan aturan. Antara lain diperbolehkannya setiap rangkaian KA meningkatkan jumlah penumpangnya hingga melebihi kapasitas jumlah tempat duduk yang disediakan."Untuk kelas ekonomi diberi kelonggaran hingga 60 persen dari tempat duduk, dan kelas bisnis 30 persen dari jumlah tempat duduk," katanya.Tiga KA bantuan Lebaran, lanjut dia, juga sudah mulai dioperasikan sejak tanggal 28 Oktober. Ketiga KA itu adalah KA Kertajaya Lebaran jurusan Pasar Turi, Surabaya, Saung Galih Utama Lebaran jurusan jurusan Kutoarjo, dan Senja Utama Lebaran jurusan Yogyakarta.Disampaikan Soemino, jumlah pemudik yang sudah diberangkatkan dengan kereta api pada 28 Oktober mencapai 16.228 orang.
(umi/)











































