detikNews
2019/09/21 08:00:12 WIB

Jelajah Ibu Kota Baru

Di Sinikah Titik Persis Ibu Kota Baru?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Halaman 1 dari 3
Di Sinikah Titik Persis Ibu Kota Baru? Foto:Penampakan Hutan Penajam yang Bakal Jadi Ibu Kota Baru (Muhammad Abdurrosyid/detikcom)
Jakarta - Informasi titik persis berdirinya Ibu Kota Negara di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara masih simpang siur. Tim Jelajah Ibu Kota Baru detikcom berusaha menerka titik ibu kota baru berdasarkan penuturan para kepala desa di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Lurah Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

Kades dan lurah yang kami temui itu adalah Kades Semoi Dua bernama Hadi Muntoro, Kades Bumi Harapan bernama Kastijan, dan Lurah Sungai Merdeka bernama Agus Santosa. Kami menemuinya pada Kamis (12/9/2019).

Ada tanda geospasial

Saat kami menemui Hadi Muntoro, kami langsung menanyakan langsung soal titik pasti Ibu kota baru yang ada di Semoi Dua. Hadi menjelaskan, bahwa untuk saat ini belum ada informasi pasti dari Pemerintah Pusat terkait titik pasti Ibu kota baru.

Kendati demikian, dia mengatakan ada kegiatan pemasangan tanda geospasial di sejumlah titik di Semoi Dua. Namun, dia tak tahu-menahu, tim dari lembaga mana, yang memasang tanda tersebut.

"Sejauh ini yang pernah dilakukan, ndak tahu tim dari mana, itu titik geopasial," katanya kepada Tim Jelajah Ibu Kota Baru detikcom.


Tanda itu di pasang di beberapa titik. Salah satunya di perbatasan Mentawir, Desa Semoi Dua.

"Ada di simpang perbatasan, Mentawir, perbatasan Kutai kartanegara juga ada," imbuhnya.

Di Sinikah Titik Persis Ibu Kota Baru?Foto: Hadi Muntoro (Ardan Adhi Chandra/detikcom)

Sedangkan untuk pemasanannya sendiri, Hadi tak tahu tanggal pastinya. Namun, dia memastikan bahwa tanda geosepasial itu sudah dipasang sebelum Pilpres 2019.

"Itu sejak Presiden Jokowi mau berkunjung ke KM 45 Bukit Soeharto. Pada tahun 2018," tuturnya.

Kami sendiri juga menyaksikan selama kegiatan liputan di Sepaku. Tanda geospasial itu memiliki bentuk seperti huruf x berwarna oranye. Di sekelilingnya dibentangkan garis kuning seperti police line. Diameternya sekitar 3 meter, kami saksikan di dekat pasar kawasan Sepaku.

Terkait indikasi kuat letak Ibu kota di Semoi Dua, sekali lagi Hadi mengaku belum tahu. Hanya saja, dia menjelaskan bahwa desanya ini memang dikelilingi oleh tanah-tanah negara yang statusnya Hak Guna Usaha.

"Kecamatan Sepaku, termasuk Desa Semoi Dua, itu dikelelingi tanah-tanah pemerintah," kata dia. "Seperti HGU PT Inhutani maupun HGU PT IHM," jelasnya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com