Tan Malaka Inisiator Rapat Raksasa Ikada yang Diperingati Jakarta?

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 20:44 WIB
Foto ilustrasi: Lukisan bergambar Tan Malaka, pahlawan nasional Indonesia (Ari Saputra/detikcom))
Foto ilustrasi: Lukisan bergambar Tan Malaka, pahlawan nasional Indonesia (Ari Saputra/detikcom))

API dengan cepat menyulut simpati anak-anak muda Jakarta yang kurang terdidik. API menyerukan Manifesto Komite van Aksi. Inti seruannya, mengajak orang-orang untuk mengambil alih persenjataan, kantor-kantor, dan bisnis yang saat itu masih dikelola Jepang. Seruan itu disiarkan lewat radio.

API mendorong orang-orang untuk mengambil alih perusahaan kereta api dan trem, radio, hingga pusat telepon. Stasiun Manggarai dan Jatinegara telah dideklarasikan sebagai milik Republik pada 3 September.



Inisiator

Benedict Anderson dalam 'Java in a Time of Revolution' menuliskan, para pemuda di Menteng 31 berencana menggelar demonstrasi besar-besaran mendukung Republik Indonesia.

Tujuan demo besar itu supaya pemerintah Presiden Sukarno lebih tegas menyatakan diri terpisah dari Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto (Komandan Angkatan Darat Pemerintahan Militer Jepang di Hindia-Belanda) dan Jenderal Nagano Yuichiro (Komandan ke-16 Jepang).

Harry A Poeze dalam buku 'Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia' menuliskan rencana demo besar ini mengambil inspirasi dari aksi massa 11 September di Surabaya yang berhasil dilancarkan tanpa tindakan represif tentara Jepang.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5