Anggaran Kepresidenan Turun

Anggaran Kepresidenan Turun

- detikNews
Sabtu, 29 Okt 2005 00:39 WIB
Jakarta - Setelah menunai kritik yang bertubi-tubi dan silang pendapat antarpejabat kepresidenan dengan menteri teknis, Pemerintah akhirnya menurunkan besaran anggaran Lembaga Kepresidenan dalam RAPBN 2006 yang telah disahkan DPR RI. Nilai totalnya, anggaran berkurang sebesar Rp 100-an milyar. Yaitu dari Rp 1,082 triliun, menjadi Rp 915,9 miliar. Bila dibandingkan dengan ABPNP 2005, kenaikan yang terjadi kini sekitar 11,29 persen."Dalam RAPBN 2006 tidak ada dana khusus operasional atau taktis presiden. Juga tidak ada kenaikan gaji dan tunjangan Presiden," jelas Jubir Kepresidenan Andi Malarangeng, Jumat (28/10/2005) malam, dalam konferensi pers mendadak, di Kantor Presiden, Jakarta.Pengurangan anggaran itu, merupakan hasil rapat antarunit dalam Lembaga Kepresidenan, yang berlangsung sepanjang petang kemarin. Rapat penghitungan kembali besaran anggaran masing-masing unit, yang dipimpin oleh Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi itu, merupakan perintah langsung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Terkait dengan pembahasan RAPBN 2006 yang berlangsung di parlemen, menurut Andi, Presiden menyadari, bahwa prosesnya telah mencapai tahap akhir. Bahkan, DPR telah mengambil keputusan dalam rapat paripurna hari ini.Maka dari itu, usulan anggaran baru tersebut, baru akan diajukan ke legislatif pada pembahasan RAPBNP 2006 pada Juli tahun depan. Sampai waktu tersebut, dana selisih pengurangan mata anggaran kepresidenan sebesar Rp 100-an miliar, akan digunakan untuk program pengentasan kemiskinan. "Presiden menegaskan semangat efisiensi penggunaan anggaran tetap dilakukan. Baik untuk kepresidenan, departemen dan lembaga negara lainnya," tambah Malarangeng. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads