IAIN Kendari Pecat Mahasiswa Diduga Penyebar Paham Khilafah, Siap Digugat

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 12:21 WIB
IAIN Kendari (Foto: Dok. IAIN Kendari)
Jakarta - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melakukan pemberhentian dengan tidak hormat kepada mahasiswanya yang bernama Hikma Sanggala. Keputusan ini diambil karena Hikma melanggar etik dan tata tertib kampus terkait penyebaran paham khilafah dan menghina kampus dan pimpinan kampus.

"Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd menegaskan bahwa pemecatan tersebut telah sesuai dengan prosedur akademik yang berlaku di lingkungan IAIN Kendari," demikian pernyataan pihak IAIN Kendari seperti dikutip dari situs resminya, Kamis (19/9/2019).

Pemecatan Hikma tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Rektor IAIN Kendari Nomor: 0653 tahun 2019 tentang pemberhentian tidak hormat sebagai mahasiswa IAIN Kendari. Surat itu tertanggal 22 Agustus 2019.


Pengambilan keputusan IAIN Kendari ini didasarkan pada empat poin pertimbangan. Poin tersebut di antaranya untuk menjaga marwah institusi dan mewujudkan kampus yang kondusif dan bebas dari paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, mahasiswa bersangkutan pernah mendapatkan skorsing selama satu semester karena melanggar peraturan rektor tentang kode etik dan tata tertib mahasiswa.

IAIN Kendari menyatakan keputusan ini juga memperhatikan surat Dewan Kehormatan (DK) tentang penjatuhan sanksi kode etik dan tata tertib mahasiswa kepada Hikma. Keputusan ini juga didasarkan pada surat Senat Ex Officio.