Cek Kesehatan Lapas di DKI, Dirjen PAS: 5,9 Napi Terjangkit Hepatitis

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 11:15 WIB
Acara diseminasi hepatitis C di Graha Saharjo, Ditjen PAS (Foto: Matius Alfons/detikcom)

Sri juga menekankan kondisi lapas yang saat ini over kapasitas juga bisa menjadi faktor tingginya penularan hepatitis C di rutan dan lapas. Karena itu, penting menurutnya mencegah penularan daripada mengobati.

"Penting ini disampaikan, mencegah lebih baik daripada mengobati dan kegiatan ini penting dam strategis karena kondisi sedang seperti tidak biasanya kapasitas 128.000 dihuni oleh 264.000 lebih. Artinya, singgungan-singgungan yang sangat mungkin terjadi, bisa tertular," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, Wiendra Waworuntu, juga menyebut napi dan warga binaan menjadi populasi yang rentan terjangkit. Karena itu perlu adanya pemeriksaan hepatitis C dini di seluruh rutan dan lapas.



"Beberapa hal yang perlu diperhatikan, warga binaan pemasyarakatan dan tahanan adalah kelompok non populasi kunci yang rentan terhadap keberadaan hepatitis c, sehingga harus segera diketahui status hepatitis C," sebut Wiendra.

"Seiring dengan kepadatan hunian lapas yang lampaui kapasitas padahal akses layanan program hepatitis C lanjutan belum memadai, karena itu resiko penularan dan prevelansi hepatitis C pada WBP (warga binaan pemasyarakatan) sama dengan populasi kunci," sambungnya.
Halaman

(maa/haf)