5 Heli Bom Air Diturunkan untuk Padamkan Karhutla di Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 10:40 WIB
Ilustrasi Heli Water Bombing (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Ilustrasi Heli Water Bombing (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)


Untuk pemadaman sendiri, rencananya akan dimaksimalkan di Ogan Komering Ilir dan Banyuasin. Sebab daerah kedua daerah ini menjadi penyumbang utama asap ke Palembang.

"Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan daerah Banyuasin di Rambutan menjadi sumber kabut asap. Apalagi sekarang arah angin ke Palembang, ini kita waspadai," tegas Ansori.

Diketahui BMKG lewat situs resminya mencatat kualitas udara di Palembang, Sumatera Selatan telah masuk status berbahaya. Status ini tidak terlepas dari kabut asap yang menyelimuti sejak beberapa pekan terakhir.



Pantauan detikcom di situs bmkg.go.id mencatat status berbahaya naik sekitar pukul 06.00 WIB. Hingga saat ini status berbahaya masih bertahan pada angka konsentrasi 436,02 mikrogram.

Peningkatan status berbahaya ini terlihat juga di beberapa titik di Kota Palembang. Di mana Kota Palembang kini diselimuti kabut asap pekat dan tercium bau bekas bakaran menyengat.
Halaman

(ras/rvk)