detikNews
Rabu 18 September 2019, 19:14 WIB

Pertamina Latih Warga Lestarikan Tanaman Obat

Nurcholis Maarif - detikNews
Pertamina Latih Warga Lestarikan Tanaman Obat Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan pengembangan konservasi biofarmaka (tanaman obat) yang digelar PT Pertamina (Persero) TBMM Boyolali bekerja sama dengan Kebun Raya Indrokilo Boyolali. Para peserta mendapat materi teknik eksplorasi, teknik identifikasi, teknik perawatan, dan teknik penataan tanaman biofarmaka di taman pamer dari praktisi Kebun Raya Indrokilo Boyolali.

Operation Head Terminal BBM Boyolali, Mangku Hidayat Basuki mengatakan, PT Pertamina Terminal BBM Boyolali selalu berkomitmen mendukung misi perbaikan dan pelestarian lingkungan. Salah satunya melalui program keanekaragaman hayati baik di lingkungan TBBM Boyolali maupun masyarakat luas.

"Kami akan selalu berkomitmen dalam upaya-upaya perbaikan dan pelestarian lingkungan. Salah satunya yaitu dengan melakukan pelatihan peningkatan kemampuan SDM untuk perawatan biofarmaka. Harapannya dengan bekal ilmu dari pelatihan tersebut, masyarakat sekitar sadar dan mampu mengelola Kawasan Wonopotro dengan wawasan konservasi," ungkap Mangku dalam keterangan tertulis, Rabu (18/9/2019).


Menurut Mangku, kegiatan konservasi biofarmaka merupakan salah satu program unggulan keanekaragaman hayati TBBM Boyolali. Adapun pelatihan kali ini mengangkat tema 'Konservasi dan Manfaat Biofarmaka bagi Pelestarian Lingkungan dan Wisata Edukasi' dan digelar pada Selasa (17/9/2019) serta menyasar pengelola kawasan Ecoedutourism Bukit Wonopotro di Desa Blumbang, Boyolali.

Lebih lanjut Mangku menjelaskan pengembangan Biofarmaka di Kawasan Bukit Wonopotro mulai diinisiasi sejak tahun 2018. Berawal dari hasil eksplorasi Tim Kebun Raya Indrokilo tahun 2018 silam, ditemukan 22 jenis potensi tanaman biofarmaka di kawasan Bukit Wonopotro. Hal tersebut ditindaklanjuti oleh PT Pertamina TBBM Boyolali menggandeng tim Universitas Diponegoro untuk menggali lebih luas potensi tersebut.

Selain kegiatan konservasi Biofarmaka, terdapat kegiatan konservasi Rusa Timor dan rehabilitasi lahan kritis di kawasan Bukit Wonopotro, Desa Blumbang. Upaya rehabilitasi lahan kritis di Kawasan Bukit Wonopotro berupa kegiatan penanaman 1000 pohon jati pada tahun 2014, sedangkan kegiatan konservasi Rusa Timor dimulai sejak tahun 2015 dengan jumlah awal 2 ekor dan kini sudah menjadi 9 ekor.


Menurut Mangku, ke depannya Kawasan Bukit Wonopotro ini harapannya dapat berkembang menjadi kawasan konservasi yang dapat digunakan untuk wahana edukasi, rekreasi, dan kegiatan ekonomi bagi masyarakat sekitar.


Simak juga video "Hari Pelanggan, Pertamina MOR VII Bagikan Power Bank dan Lamborghini":

[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com