Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Independen Kasus Mahdi

Komnas HAM Didesak Bentuk Tim Independen Kasus Mahdi

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2005 17:12 WIB
Jakarta - Komnas HAM diminta membentuk tim independen guna mengungkap insiden berdarah bentrokan antara aparat kepolisian dengan pengikut ajaran Mahdi di Dusun Salena, Desa Buluri, Kecamatan Palu Barat, Palu."Kami meminta Komnas HAM membentuk penyelidik independen untuk mengungkap kasus ini," kata Direktur Hak-Hak Sipil dan Politik YLBHI Donny Ardiant di Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (28/10/2005).Donny menilai ada 2 versi yang memicu bentrokan antara aparat kepolisian dengan pengikut ajaran Mahdi. Pertama, bentrokan dipicu ajaran sesat yang dipimpin Mahdi, dan kedua ditenggarai terkait sengketa tanah adat."Aparat polisi seharusnya menahan diri dan melakukan pendekatan dialogis dan persuasif ketimbang kekerasan. Segala bentuk pelarangan aktivitas beragama merupakan pelanggaran HAM," ujar Donny.Dia menambahkan, masyarakat adat harus diberi perlindungan dan diberikan kesempatan melestarikan budaya tradisinya. (aan/)



Berita Terkait