Catatan Pribadi Nungki Diselidiki Polres Jakarta Pusat

Catatan Pribadi Nungki Diselidiki Polres Jakarta Pusat

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2005 17:01 WIB
Jakarta - Pengungkapkan kasus pembunuhan sespri anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan, Yuningsih (35) alias Nungki, masih suram. Untuk mencari titik terang pukul 13.00 WIB, Polres Jakarta Pusat 'menggeledah' ruang kerja Trimedya dan membawa catatan pribadi Nungki. Menurut Kasatserse Polres Jakarta Pusat Komisaris (Pol) RC Gumai, 'penggeledahan' ruangan tersebut merupakan permintaan Trimedya sendiri untuk mengambil data-data yang diperlukan dalam rangka pengembangan penyelidikan."Kita diundang Pak Tri ke DPR ini. Jadi bukan kami yang menggeledah untuk mengambil data-data," kata Gumai di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (28/10/2005).Dari hasil pemeriksaan itu belum dapat disimpulkan mengenai perkembangan penyelidikan. Namun rombongan polisi ini terlihat membawa buku-buku dan data lain yang berkaitan dengan Nungki, seperti buku catatan dan kartu nama. "Kita lagi analisa, jadi belum tahu yang kita bawa buku pribadi dan catatan," katanya.Selain memeriksa catatan pribadi korban, polisi juga memeriksa komputer di ruang kerja Nungki. Namun dari hasil pemeriksaan tidak ada catatan penting yang bisa dijadikan bahan penyelidikan.Menurut Gumai, Trimedya sendiri berkenan ke kantor polisi untuk memberikan keterangan agar kasus pembunuhunan sekretarisnya ini segera terungkap.Gumai juga menjelaskan untuk mengungkap kasus ini, polisi telah membentuk lima tim. Setiap satu tim terdiri dari 10 orang.Sementara itu, Trimedya yang ditemui usai pemeriksaan membenarkan undangan yang dikirimnya kepada pihak kepolisian agar memeriksa ruang kerjanya. Hal ini dilakukannya agar misteri membunuhan Nungki segera terungkap. Dia juga akan mendatangi Polsek Tanah Abang untuk memberikan keterangan yang diperlukan."Gue mau kasih keterangan. Sekarang mau ke Polsek Tanah Abang. Dan pemeriksaan (ruangan) ini inisiatif gue sendiri. Jadi bukan penggeledehan," tegasnya.Sekadar diketahui, Nungki ditemukan tewas di kamar kontrakannya di Rusun Benhil Flat I, lantai 3 Nomor 16 pada Rabu lalu. Saat ditemukan Nungki nyaris tanpa busana. Diduga ia tewas karena pembekapan. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini