Kocok Ulang Kabinet, PKS Minta Jatah 4 Menteri

Kocok Ulang Kabinet, PKS Minta Jatah 4 Menteri

- detikNews
Jumat, 28 Okt 2005 16:54 WIB
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan sinyal kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar melakukan reshuffle kabinet. Jika reshuffle dilakukan maka PKS minta presiden memenuhi kontrak politik yakni memberikan jatah 4 menteri untuk PKS."Kalau mau kocok ulang ayo kita duduk bareng. Karena terus terang kontrak politik kami 4 menteri. Terserah saja mau dimana yang penting ada perbaikan," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring saat jumpa pers di kantor DPP PKS, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (28/10/2005).Dikatakan dia, dulu PKS meminta kursi Jaksa Angung, untuk diisi Soeripto. "Tapi kami menilai jaksa agung saat ini memang harus diganti dengan yang lebih berani," cetusnya.Namun demikian, lanjut dia, tim ekonomi harus di-reshuffle entah direposisi atau diganti karena dianggap tidak jelas fokusnye kemana. "Arah penggarapan ekonominya kemana dan kenaikan BBM ini merupakan tanggung jawab mereka. Sebab untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,2 persen harus ada perbaikan kinerja kabinet di bidang ekonomi," terangnya.Sementara menyangkut kenaikan harga BBM, Tifatul menegaskan jika tahun depan terjadi lagi kenaikan harga BBM maka partainya akan mencabut dukungan. "Kalau BBM sampai naik lagi pada 2006 bisa jadi kami akan menarik semua menteri di kabinet dan kami menarik dukungan. Kenaikan BBM kami bisa pahami, tapi tetap harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat," jelasnya. (san/)


Berita Terkait