Armada Bus AKAP Wonogiri All Out Jemput Pemudik
Jumat, 28 Okt 2005 11:25 WIB
Solo - Fenomena mudik di Wonogiri jauh lebih terasa dibanding daerah lain. Maklum, lebih dari seperempat jumlah penduduknya perantau. Menyambut lebaran tahun ini,seluruh armada bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dari dan menuju Wonogiri seluruhnya dikerahkan untuk menjemput pemudik, meskipun hingga H-7 masih sepi.Pegurus Organda Wonogiri, Mulyadi, mengatakan angkutan bus akan tetap menjadi pilihan utama bagi pemudik awal Wonogiri. Pertimbangannya bus akan mengantar langsung para pemudik hingga daerah asalnya di Wonogiri. Sedangkan angkutan lain, baik kereta api maupun pesawat harus turun di Solo."Kami tetap komitmen untuk bisa menjemput dan mengantar seluruh pemudik asal Wonogiri. Karena itu kami mengoperasikan seluruh armada berjumlah 800 unit bus AKAP. Komitmen ini kami jaga meskipun dengan tarif yang ditetapkan pemerintah, pendapatan kami sangat minim setelah kenaikan harga BBM," ujar Mulyadi kepadawartawan, Jumat (28/10/2005).800 Unit tersebut meliputi tiga kelas pelayanan yaitu ekonomi, bisnis dan eksekutif. Warga Wonogiri memang dikenal sebagai perantau. Lebih dari seperempat jumlah penduduk daerah miskin tersebut memilih mangadu nasib di kota-kota besar, sebagian besar bekerja di pabrik-pabrik atau sektor informal. Setiap tahunnyaribuan orang itu akan kembali ke daerahnya untuk berlebaran.Namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dari pantauan hingga H-5 lebaran tahun ini arus pemudik menuju daerah gaplek itu belum terlihat meningkat. Banyak bus jurusan Jakarta-Wonogiri yang tiba dengan masih menyisakan kursi-kursi kosong.Sebelumnya Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi memang pernah mengeluarkan imbauan agar para perantau asal Wonogiri tidak perlu memaksakan diri untuk pulang mudik pada tahun ini. Imbauan ini dikeluarkan karena terjadinya kesulitan ekonomi yang merata akibat kenaikan harga BBM.Namun pihak Organda masih optimistis pemudik akan tetap datang dan menggunakan sarana bus mereka. "Perkiraan kami arus mudik akan mulai meningkat pada H-4 besok. Mereka akan berangkat dari Jakarta Jumat sore dan tiba di Wonogiri pada Sabtu pagi. Puncaknya akan terjadi pada H-1," ujar Mulyadi."Kami tetap yakin bus akan menjadi pilihan pemudik. Kalaupun angka pemudik turun, kami akan tetap memegang komitmen melayani sebaik mungkin warga asal Wonogiri yang sedang mudik," lanjut pemilik PO Tunggal Dara tersebut.
(asy/)











































