Dokumen Berisi Ajaran Mahdi Ditemukan Polisi
Jumat, 28 Okt 2005 11:19 WIB
Palu - Sebuah dokumen berisi ajaran sesat yang pimpin oleh Mahdi (27) ditemukan polisi di markas kelompok Mahdi, Dusun Salena 2, Kalurahan Buluri, Palu Barat, Jumat (28/10/2005). Dokumen bertajuk 'Perguruan Karangan Dentete 10 Kungfu Anak Rama Membela Masyarakat Taili' tersebut saat ini tengah diperiksa dan dianalisis oleh Direktorat Reskrim Polda Sulawesi Tengah (Sulteng).Sampai saat ini polisi belum membeberkan isi dokumen tersebut secara rinci. Namun, dari beberapa lembar dokumen yang berhasil dibaca detikcom, ada beberapa hal yang harus ditaati dan ditinggalkan oleh kelompok Mahdi.Antara lain, dalam lembaran tersebut tertulis lima hal yang harus ditinggalkan kelompoknya. Pertama. jaga ketaatan kepada amir (pimpinan). Kedua, tinggalkan mengharap daripada Allah. Ketiga, tinggalkan meminta kepada Allah. Keempat, tinggalkan memakai barang teman tanpa seizin, dan kelima tinggalkan sifat boros dan mubazir.Selain mengharamkan hal-hal di atas, ada beberapa hal yang harus dikurangi oleh pengikut Mahdi. Pertama, kurangi masa makan dan minum. Dua, kurangi masa tidur dan istrirahat. Tiga, kurangi berbicara sia-sia. Dan empat, kurangi keluar masjid.Apakah Mahdi taat dengan aturan ini? Ketika polisi mendatangi Mahdi dan berdialog beberapa hari sebelum terjadi bentrokan, Mahdi malah tidak puasa. Ia tetap makan, minum dan mengunyah sirih saat puasa. Padahal, ajarannya mengurangi masa makan dan minum.
(jon/)











































