Ohama, Orang Gila di Kampung Mahdi
Jumat, 28 Okt 2005 09:53 WIB
Palu - Dusun Salena, Kalurahan Buluri, Palu Tengah, hampir sepekan menjadi kampung tak berpenghuni. Sekitar seratus warga yang sebelumnya mendiami 20-an rumah panggung tak ada yang tampak satu pun. Seluruh penghuninya pasca bentrokan antara pengikut Mahdi (27) dengan polisi pada Selasa (25/10/2005) ikut menghilang, dan baru Kamis kemarin (27/10/2005) sebagian warga menyerahkan diri ke Mapolda Sulteng.Di saat seluruh penghuni kampung menghilang inilah ada orang misterius beraksi dari rumah ke rumah. Sosok lelaki berusia sekitar 40 tahun, berbaju putih lengan panjang, tanpa celana sehelai pun beraksi dari satu rumah ke rumah lainnya. Lelaki yang belakangan diketahui bernama Ohama ini mengobrak-abrik rumah dan mengambil baju-baju.Jangan berpikiran Ohama adalah perampok yang memanfaatkan situasi kampung yang sepi. Ohama ternyata orang gila, berasal dari kampung tetangga. Tak heran jika selama beraksi, dia keluar masuk rumah dengan entengnya, termasuk rumah yang selama ini digunakan Mahdi untuk tinggal dan memberikan ajarannya tak luput dari aksi Ohama.Pantauan , Jumat (28/10/2005), di Kampung Salena, belum tampak satu pun warga yang muncul sejak betrokan hingga mengakibatkan 5 orang tewas. Sebuah pos polisi yang sebelumnya didirikan di kampung tersebut sudah tidak tampak lagi. Kampung pun tampak sepi, hanya beberapa hewan peliharan seperti ayam beberapa ekor berkeliaran.Diperkirakan baru siang nanti sebagian warga yang kini menginap di Mapolda Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur, akan pulang ke Salena untuk menengok rumahnya.
(/)











































