Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang, Walkot: Jika Membahayakan Besok Dibongkar

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 15 Sep 2019 11:02 WIB
Trotoar di tengah jalan Kalimalang. (Agung Pambudhy/detikcom)
Trotoar di tengah jalan Kalimalang. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar akan menindaklanjuti adanya trotoar di tengah Jalan Kalimalang, Jakarta Timur. Jika membahayakan, trotoar itu akan dibereskan.

"Kalau sudah membahayakan, kita bongkar besok," ucap Anwar saat dihubungi detikcom, Minggu (15/9/2019).

Anwar akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk menindaklanjuti. Sebab, pembangunan Jalan Kalimalang masih dikerjakan oleh kontraktor pembangunan jalan tol layang Becakayu.

"Makanya kita akan koordinasikan, Dinas Perhubungan, lainnya. membawa manfaat atau membawa mudarat buat masyarakatnya, nanti kita bongkar saja," ucap Anwar.

Selain membereskan Trotoar, rencananya di bawah kolong Tol Becakayu akan ditata. Akan dibuat ruang terbuka hijau hingga masjid.


"Kita akan hidupkan kembali. Akan buat masjid, penghijauan. Mau ditata rapi, tapi kan pihak ketiga lagi mengerjakan bangunan dulu. Nanti dirapikan, penghijauan, dibuat taman untuk anak, dan lain-lain," ucap Anwar.



Diketahui, trotoar di Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, terlihat ganjil. Bagaimana tidak, trotoar ini membentang di tengah jalan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Wali Kota Jakarta Timur menyelesaikan masalah tersebut. "Nanti Wali Kota (Jakarta Timur) kita suruh perbaiki," ucap Anies di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (15/9).


Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut trotoar yang berada di tengah Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, terkait proyek pembangunan Tol Becakayu sehingga keberadaan trotoar itu bukan kewenangan Pemprov DKI, melainkan ranah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Jadi gini... untuk pembangunan Jalan Kalimalang itu saat ini satu paket dengan pembangunan Tol Becakayu, jadi DKI belum masuk ke situ. Itu kan dari PUPR," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat dihubungi, Sabtu (14/9). malam. (aik/rvk)