detikNews
2019/09/13 18:04:03 WIB

Walhi Jambi Tagih Janji Jokowi Copot Aparat yang Tak Mampu Atasi Karhutla

Budi Warsito - detikNews
Halaman 2 dari 2
Walhi Jambi Tagih Janji Jokowi Copot Aparat yang Tak Mampu Atasi Karhutla Ilustrasi kabut asap di Jambi. (Ferdi/detikcom)


Rudi mengatakan, dalam audit kepatuhan, kesiapan mereka membangun kebun. Perusahaan diharuskan untuk menyiapkan beberapa hal. "Misalnya, peralatan pompa, regu pemadam, dan seterusnya tidak dilakukan. Padahal itu ada dalam instrumen audit kepatuhan," beber Rudi.


Menurut Rudi, hampir rata-rata kebakaran yang terjadi di wilayah konsesi perusahaan. "Enam puluh empat persen titik api itu masuk di lahan konsesi perusahaan. Secara parsial, walaupun di lapangan mereka bilang wilayahnya mereka tidak bisa garap. Tetapi secara konteks perizinan mereka punya izin," urainya.

"Kita hormati kinerja pemadamannya, tetapi konteks penegakan hukum, mitigasi pencegahan kebakaran, dengan membasahi gambut itu juga harus dilakukan. Jadi tugas negara ini tidak hanya memadamkan api. Karena akar masalahnya tidak dicari," tandas Rudi.

Di Provinsi Jambi sendiri, karhutla yang cukup parah terjadi di tiga kabupaten, yakni Tanjung Jabung Timur, Muara Jambi, dan Tebo. Rata-rata wilayah titik api masuk dalam konsesi perusahaan.
(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com