DPRD Riau Desak Presiden Jokowi Turun Tengok Korban Asap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 13 Sep 2019 17:44 WIB
Penampakan asap pekat selimuti Pekanbaru, Riau (Foto: Antara Foto)
Pekanbaru - DPRD Riau mendesak Presiden Jokowi untuk datang ke Riau menengok langsung 6 juta rakyat yang saat ini terpapar asap. DPRD Riau Juga mendesak Pemprov untuk menetapkan darurat asap.

"Kita berharap Presiden Jokowi bisa melihat langsung bencana asap yang terjadi saat ini. Jarak pandang di Riau saat ini hanya bisa tembus antara 300 dan 400 meter saja," kata Ketua Fraksi Demokrat, Agung Nugroho kepada detikcom, Jumat (13/9/2019).



Menurut Agung pendapatnya ini juga dia sampaikan dalam rapat bersama Pemprov Riau yang diwakili Wakil Gubernur Riau, Edy Natar. Penyampaian ini dirasa perlu agar persoalan Karhutla bisa segera teratasi.

"Kalau Presiden Jokowi datang ke Riau, maka tim Satgas nantinya akan bekerja dengan serius dalam penanggulangan bencana asap saat ini," kata Agung.



Menurut Agung, pihaknya juga menyampaikan ke Pemprov Riau untuk segera meningkatkan status siaga karhutla menjadi darurat asap. Sebab, kata dia, kondisi kualitas udara di Pekanbaru dan sejumlah kabupaten lainnya sudah pada level berbahaya.

"Kalau Pemprov Riau tidak meningkatkan status menjadi darurat, maka penanganan korban asap akan berjalan lambat," kata Agung.



Lebih lanjut, Agung mengatakan gedung DPRD Riau akan dijadikan sebagai tempat evakuasi warga yang terpapar asap. Mengingat sejak kabut asap semakin pekat, warga tidak tahu harus menghirup udara segar ke mana.

"Makanya dalam rapat tadi disampaikan agar Gedung DPRD Riau ini akan kita jadikan tempat evakuasi warga yang terpapar asap. Kita juga akan sediakan tenaga medis," pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini asap karhutla sendiri sudah masuk ke rumah warga. Asap tersebut imbas dari karhutla yang semakin meluas tiap harinya. (cha/mae)