KPK Optimis Temukan Alat Bukti di MA
Kamis, 27 Okt 2005 21:13 WIB
Jakarta - Meski telah meminta izin terlebih dahulu ke pihak Mahkamah Agung (MA), KPK optimis penggeledahan yang dilakukannya di ruang kerja hakim-hakim MA menuai hasil untuk kepentingan penyelidikan. "Tujuannya untuk menemukan alat bukti. Tapi kan harus dengan izin, apalagi ini kantor MA. Kita harus memberitahui dong," kata Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki kepada wartawan usai acara buka puasa bersama Kepala Negara dengan para pemimpin lembaga negara, departemen, politik dan media massa, malam ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2005).Karena harus meminta izin terlebih dahulu, Taufiequrrahman mengaku tidak khawatir apabila ada pihak-pihak yang menyembunyikan alat bukti. Yang penting, menurutnya, KPK harus lebih pintar menemukan alat bukti yang disembuyikan itu. "Berarti yang mencari harus lebih pintar dari yang menyembunyikannya," ujarnya.Taufiequrrahman mengaku belum mengetahui hasil penggeledahan itu. Dia belum bertemu dengan tim yang memeriksa gedung MA tersebut karena menghadiri acara buka puasa ini. "Sebelum berangkat kemari, tim belum kembali. Saya baru mau buka sms. Saya belum tahu apa yang ditemukan," tukasnya. Di tempat yang sama, Ketua MA Bagir Manan menolak berkomentar mengenai penggeledahan kantornya dan penyitaan berkas-berkas oleh KPK. Sambil menundukkan kepala, Bagir mengangkat kedua tangannya, dia hanya berbicara, " Tanya ke KPK," katanya sambil menerobos kerumunan wartawan menuju mobilnya.
(atq/)











































