Jamsostek Jateng-DIY Dirikan 11 Posko Mudik

Jamsostek Jateng-DIY Dirikan 11 Posko Mudik

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 17:31 WIB
Semarang - Jamsostek Jateng-DIY mendirikan posko mudik selama sepekan di seluruh jalur strategis sepanjang pantura dan pansel. Mereka menyediakan obat-obatan ringan dan tenaga medis gratis khusus bagi pemudik.Kepala Kanwil V PT. (Persero) Jamsostek Jateng - DIY Suardi Dullah menjelaskan, posko itu tidak diperuntukkan bagi anggotanya saja, tapi juga bagi semua pemudik. Posko itu akan mulai dibuka pada H-3 hingga H+2 mendatang atau 31 Oktober hingga 2 November.Suardi menyebutkan, titik-titik yang nantinya akan didirikan posko antara lain, Jl. Cipto Mangunkusumo 398 Kaligangsa Tegal, Jl. A. Yani Pekuncen Pekalongan, Jl. Karanganyar Tugu Kendal, Jl. Majapahit Semarang, Jl. Raya Kudus - Pati KM 10, dan Jl. Raya Sruwen - Bawen.Selain itu, posko juga didirikan di Jl Raya Teras Boyolali, Jl. Raya Pecikalan Wangon, Jl Jendral Sudirman 80 Sokaraja Purwokerto, Jl Raya Palur 1 Solo, Jl Ring Road Barat Mlangi Yogyakarta. "Kami berharap posko itu dapat dimanfaatkan pemudik," tutur Suardi di kantornya, Jl. Setiabudi Semarang, Kamis (27/10/2005).Dengan adanya posko itu pemudik bisa mendapatkan obat-obatan untuk sakit akibat perjalanan dan mendapat pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan. Pemudik juga bisa minta informasi rujukan bagi jalur-jalur mudik untuk memudahkan perjalanan.Suardi menjelaskan, posko akan beroperasi selama 12 jam, mulai pukul 07.00-19.00 WIB. "Pada jam-jam itu biasanya arus mudik sangat padat. Jadi bagi pemudik yang kena masalah bisa memanfaatkan posko itu," terangnya.Untuk menggelar posko mudik ini, lanjut Suardi, pihaknya bekerja sama dengan PT Kimia Farma. Perusahaan obat-obatan ternama tersebut memberikan suplai tenaga medis, paramedis, dan obat-obatan. Dengan demikian, pemudik tak perlu khawatir soal kredibilitas pelayanan kesehatan di posko itu."Kegiatan ini dilakukan secara nasional. Hanya saja, pada pelaksanaannya masing-masing wilayah diminta melakukannya secara mandiri," ungkap Suardi.Soal kepesertaan Jamsostek, Suardi menjelaskan peserta Jamsostek se-Jateng-DIY terdiri dari 3 kategori yakni, akumulasi, program khusus, dan informal. Untuk jenis akumulasi terdiri dari 12.872 perusahaan dan 1.370.734 orang, program khusus (3.123 perusahaan dan 166.427 orang, dan informal (30 perusahaan dan 1.955 orang). (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads