100 Orang Pengikut Mahdi Menyerahkan Diri

100 Orang Pengikut Mahdi Menyerahkan Diri

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2005 16:10 WIB
Palu - Sebanyak 100 orang pengikut ajaran yang disebarkan Mahdi (27), Kamis (27/10/2005) siang secara bergelombang menyerahkan diri ke Mapolda Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur. Mereka berasal dari Dusun Laikatu, Kalura dan Dusun Salena, Kalurahan Buluri, Palu Barat, Sulteng.Mereka datang sejak pukul 11.00 Wita. Sampai Kamis sore pukul 16.00 Wita warga tiga desa ini masih terus berlangsung. Mereka mendatangi Polda selain menyerahkan diri juga meminta perlindungan kepada polisi karena takut dengan ancaman Mahdi.Berdasarkan pengakuan warga, mereka sudah beberapa bulan menjadi pengikut Mahdi. Namun setelah diikuti secara seksama, banyak hal yang janggal telah mereka lihat dan alami. Seperti penuturan Holimin, warga Salena. Suatu saat ia membawa istrinya yang sedang sakit ke Mahdi yang katanya dukun hebat. Namun, bukannya sembuh, malah istrinya bertambah sakit dan akhirnya meninggal dunia.Ketika istrinya meninggal dan ia ingin menguburkannya, Mahdi justru melarangnya. Ia justru diminta membuat pondok dan meletakkan istrinya di pondok beralaskan tikar dan bantal. "Kejadian tersebut terjadi 20 hari lalu," kisah Holimin.Selain itu, Holimin disuruh Mahdi untuk menjaga istrinya, karena mayatnya akan dihidupkan kembali. Holimin menuruti keingininan Mahdi, karena takut sama Mahdi. Saat bentrokan terjadi, ia masih menjaga pondok itu. Namun ia mengaku tidak terlibat dalam bentrokan dan menyerang polisi.Warga pengikut ajaran Mahdi baru berani keluar dari persembunyian hari ini, setelah yakin Mahdi juga bersembunyi. Sebelumnya, ia bersama warga lain bersembunyi di semak-semak hutan. Sementara warga lainnya, seperti warga Dusun Kalura dan Laikatu berada di bawah Dusun Salena. Mereka takut kalau Mahdi datang tiba-tiba dan menyerang mereka. Sampai saat ini 100 orang yang menyerahkan diri tersebut masih diperiksa di Mapolda Sulteng. Mereka dimintai keterangan seputar ajaran Mahdi dan di mana keberadaan Mahdi sekarang ini. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads