detikNews
Rabu 11 September 2019, 22:09 WIB

Sekjen MPR: Konstitusi Erat Kaitannya dengan Perilaku Antikorupsi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sekjen MPR: Konstitusi Erat Kaitannya dengan Perilaku Antikorupsi Foto: Dok. MPR RI
Jakarta - Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ma'ruf Cahyono mengatakan konstitusi memiliki kaitan erat dengan antikorupsi. Apabila masyarakat khususnya generasi muda bisa memahami nilai-nilai konstitusi maka nilai-nilai itu akan menjadi rambu-rambu untuk mencegah perilaku atau tindakan korupsi.

"Keberadaan konstitusi (UUD NRI Tahun 1945) ini sangat penting. Konstitusi tidak hanya menjadi landasan yang mengatur penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi juga mengandung ideologi dan jatidiri bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2019).

Hal itu diungkapkannya pada puncak kegiatan Festival Konstitusi dan Anti korupsi 2019 dengan Talkshow yang bertajuk Ukir Jejak Integritasmu, Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi di Graha Sabha Pramana, Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.


Ma'ruf mengungkapkan dalam konstitusi ada ideologi dasar negara Pancasila yang menjadi jatidiri bangsa. Untuk itu dirinya mengajak kepada seluruh generasi muda dan para mahasiswa harus memahami betul makna dari konstitusi dan Pancasila ini.

"Generasi muda adalah orang-orang yang memiliki optimisme, jadi harus paham konstitusi dan terdepan dalam memahami konstitusi ini," sebutnya.

Menurut Ma'ruf, MPR dengan visi sebagai Rumah Kebangsaan dan pengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat senantiasa terus melakukan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan konstitusi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR.

"Bukan hanya internalisasi nilai-nilainya tapi juga normanya. Saya kira ada kaitan antara konstitusi dan pemberantasan korupsi. Sebab, dengan memahami konstitusi dan peraturan perundang-undangan secara baik maka dengan sendirinya perilaku koruptif tidak akan mungkin terjadi," tegasnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, berbagai cara dan metode sosialisasi Empat Pilar MPR untuk memberi pemahaman ideologi negara dan konstitusi agar generasi muda memiliki orientasi menuju bangsa yang religius, humanis, nasionalis, demokratis dan adil.

"Kita terus memberi pemahaman konstitusi khususnya kepada generasi milenial agar memiliki pegangan dalam penyelenggaraan kehidupan sehari-hari. Kita menyasar generasi muda dengan berbagai cara," jelas Ma'ruf.


"Dengan cara internalisasi nilai-nilai dan pemahaman konstitusi merupakan upaya ke depan untuk mencegah perbuatan korupsi. Ini bisa menjadi satu instrumen untuk meminimalisir bahkan menghilangkan sama sekali pikiran-pikiran di kalangan generasi muda untuk melakukan perilaku koruptif," imbuhnya.

Selain itu pada kesempatan, talk show ini Ma'ruf sempat membacakan sebuah puisi yang mengingatkan pada nilai-nilai luhur bangsa.

"... Ketaatan menjadi sebuah kesadaran. Kejujuran menjadi harga diri dan kehormatan. Itulah Indonesia yang sesungguhnya...," begitu penggalan puisi yang dibacakan terkait dengan antikorupsi.

Dirinya berpesan untuk ikut bertanggungjawab merawat jati diri bangsa dan untuk meningkatkan kompetensi agar bisa memiliki daya saing dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tuntutan global.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com