Mahfud Md: BJ Habibie Ilmuwan Muslim Berotak Jerman Berhati Mekah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 11 Sep 2019 20:33 WIB
Presiden ke-3 RI BJ Habibie (Foto: dok. AFP)
Jakarta - Presiden ke-3 RI BJ Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md menyebut Habibie sebagai ilmuwan muslim yang taat beribadah.

"BJ Habibie adalah ilmuwan muslim yang taat beribadah. Dari sosok dialah lahir ungkapan 'integrasi iptek dan imtaq', ilmu pengetahuan dan iman serta taqwa. Habibie dijadikan role model generasi muda Islam dengan ungkapan 'berotak Jerman, berhati Mekah'. Allahummaghfir lahu warhamhu...," kata Mahfud lewat akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, seperti dilihat, Rabu (11/9/2019).

Habibie diketahui sebagai ketua umum pertama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Mahfud menilai Habibie juga mencerminkan muslim Indonesia yang hebat dan tidak kolot.


"Beliau juga menjadi kebanggaan kaum muslimin Indonesia karena, ketika orang Islam masih dianggap kolot, dia menjadi contoh bahwa orang Islam bisa hebat dan tidak perlu inferior," ujarnya.

Mahfud mengatakan Habibie telah membuat harum nama Indonesia di dunia internasional. Habibie, lanjutnya, merupakan ilmuwan kelas dunia.

"BJ Habibie telah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional karena prestasi dan reputasinya sebagai ilmuwan kelas dunia," tuturnya.




Mahfud juga melihat Habibie sebagai penyelamat dan pembangun bangsa. Dia melihat Habibie terus kuat meski diterjang kritik setelah naik menjadi Presiden RI ketiga.

"Untuk bangsa Indonesia, Habibie adalah penyelamat dan pembangun negara. Ketika Pak Harto lengser sebagai presiden pada Mei 1998, Wapres BJ Habibie jadi presiden sesuai dengan konstitusi. Dia didemo dan dihujat karena dianggap kroni Pak Harto, tapi dia bertahan dengan sabar, tegar menyelamatkan negara," ungkap Mahfud.


BJ Habibie mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Habibie dirawat di RSPAD sejak Minggu (8/9).

BJ Habibie akan dimakamkan besok di TMP Kalibata, tepat di samping makam sang istri, Ainun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin upacara pemakaman. (jbr/tor)