Kebakaran di Bandara Schiphol, 11 Orang Tewas
Kamis, 27 Okt 2005 15:23 WIB
Jakarta - Sedikitnya 11 orang tewas akibat kebakaran yang terjadi di Bandar Udara (Bandara) Schiphol, Amsterdam. Korban tewas adalah para pendatang ilegal yang akan dideportasi dari Belanda."Kesebelas orang yang meninggal adalah para tahanan. Mereka kaum ilegal di Belanda," ujar Walikota Schiphol, Michel Bezuijen, dalam konferensi pers bersama polisi, Dinas Pemadam Kebakaran dan staf Kementerian Kehakiman.Kebakaran itu terjadi di bangunan sel-sel di Bandara Schiphol yang khusus menampung para pendatang ilegal."Mereka para ilegal di Belanda," ujar juru bicara kantor Penuntut Umum, Martin Bruinsma seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (27/10/2005).Si jago merah mengamuk pada Rabu (26/10/2005) sekitar tengah malam waktu setempat. Jilatan api baru berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar empat jam kemudian.Sel-sel di Bandara Schiphol umumnya digunakan untuk mengurung orang-orang yang kedapatan membawa narkoba dan mereka yang tidak mempunyai dokumen-dokumen resmi untuk masuk ke Belanda.Sekitar 350 orang sedang ditahan di sel-sel tersebut ketika kebakaran itu terjadi. Akibat insiden ini, sebanyak 10 atau 12 sel dari keseluruhan 24 sel, hancur dilahap si jago merah.Sejauh ini, sebab-sebab kobaran api belum diketahui. Otoritas masih berupaya mengembangkan penyelidikan seputar insiden ini.
(ita/)











































