Ruang Kerja Trimedya Panjaitan Terkunci Sejak Senin
Kamis, 27 Okt 2005 15:05 WIB
Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan putus kontak dengan sekretarisnya, Yuningsih atau Nungky, sejak Senin 24 Oktober lalu. Ternyata, ruang kerja Trimedya juga terkunci sejak hari Senin itu.Hal itu terungkap ketika detikcom menghampiri ruang kerja Trimedya di lantai 5 Gedung Nusantara I No. 14 atau ruang 514, Gedung DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (27/10/2005)."Ya, sejak Senin ruangan itu tidak terlihat terbuka," ujar salah seorang sespri anggota FPDIP yang tidak ingin disebutkan namanya. Ruangan kerjanya berada dekat dengan ruang kerja Trimedya.Tapi, pada hari Senin 24 Oktober itu, Trimedya menghadiri rapat paripurna DPR. "Iya, tapi tidak mampir ke sini, langsung ke paripurna," lanjut dia. Hingga pukul 14.45 WIB, ruang kerja Trimedya pun masih terlihat terkunci.Yuningsih (35) ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya di lantai 3 nomor 16 Rusun Benhil Flat I, Jakarta Pusat pada Rabu 26 Oktober lalu, sekitar pukul 14.00 WIB. Dia ditemukan di kamar mandi dengan kondisi tertelungkup tanpa busana, kepalanya terbenam di ember. Hasil otopsi menyebutkan Yuningsih merupakan korban pembunuhan dengan kekerasan.Rekan-rekan Nungky, panggilan Yuningsih, merasa curiga sejak Senin 24 Oktober karena Nungky yang baru tiga bulan tinggal di rusun tersebut tidak bisa dikontak. HP Nungky saat dihubungi selalu tidak aktif. Sejak hari Senin itu sampai hari Rabu, Trimedya mengaku tidak dapat menghubungi Nungky. Akhirnya, pada Rabu siang, Trimedya baru dilaporkan, Nungky ditemukan dalam keadaan meninggal.
(ism/)











































