Didakwa Terima Suap dari Haris-Muafaq, Rommy: Banyak Peristiwa Fiktif

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 11 Sep 2019 13:57 WIB
Romahurmuziy (Foto: Ari Saputra-detikcom)

Maqdir menilai Rommy adalah korban dari orang-orang yang gila akan jabatan seperti Haris Hasanudin dan Muafaq Wirahadi. Dia kemudian mengungkit keterangan Rommy dalam persidangan saat menjadi saksi.

"Kami lihat pak Rommy ini korban dari orang-orang pencari jabatan, kalau ingat keterangan Pak Rommy waktu diperiksa sebagai saksi, dalam perkara Muafaq dan Haris, dikatakan beliau dihubungi beberapa orang, termasuk salah satunya seorang kiai yang sedang melakukan umrah menghubungi dia dari Mekah Sana," ucapnya.

"Ini yang kami coba lihat betul secara baik, karena kami terus terang kami tidak menimbulkan fitnah. Apalagi, yang berhubungan dengan Pak Rommy ini cukup banyak kiai," imbuh Maqdir.



Rommy sebelumnya didakwa menerima uang Rp 325 juta terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama. Dia didakwa menerima suap bersama-sama Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Uang Rp 325 juta itu disebut terkait dengan pemilihan Haris Hasanudin sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Rommy dan Lukman disebut jaksa melakukan intervensi langsung maupun tidak langsung terhadap proses pengangkatan Haris Hasanudin tersebut. Rommy didakwa menerima Rp 255 juta.

Rommy juga didakwa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.
Halaman

(zap/haf)