Audiensi dengan Mendikbud, Eks Menkes Tanya soal Mata Pelajaran Budi Pekerti

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 11 Sep 2019 13:14 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan audiensi bersama mantan Menteri Kesehatan Farid Anfasa Moeloek dan pengusaha Boenjamin Setiawan. (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan audiensi bersama mantan Menteri Kesehatan Farid Anfasa Moeloek dan pengusaha Boenjamin Setiawan. (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan audiensi bersama mantan Menteri Kesehatan Farid Anfasa Moeloek dan pengusaha Boenjamin Setiawan. Farid menyesalkan saat ini pelajaran budi pekerti (BP) tidak diajarkan di sekolah.

"Itu mata pelajaran BP masih ada Pak? Dulu waktu saya SD, BP diajarkan intensif itu sekarang nggak saya gimana Pak," kata Farid saat audiensi bersama Mendikbud di gedung A Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).


Farid mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak sekarang. Farid membandingkan saat dirinya dulu diajarkan mata pelajaran budi pekerti agar bisa menghormati dan menolong satu sama lain.

"Saya prihatin itu, anak-anak sekarang ini ada yang ini, ada yang itu, saya ingat betul BP itu satu mata pelajaran khusus saat saya masih SD tahun 50-an tentang gimana jadi orang baik, berhubungan dengan satu manusia, jangan berkelahi terus, jadi otak pandai budi pekerti tinggi, sama teman menghormati, orang tua dihormati, bisa tolong menolong," ucapnya.

"Iya mungkin sekarang (pengajaran budi pekerti) lebih baik, tapi buat saya yang diajarkan guru itu lebih berkesan betul BP itu," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2